Kinerja OPD Belum Maksimal, Sekwan dan Kecamatan Sentolo Terendah
Peristiwa

Kinerja OPD Belum Maksimal, Sekwan dan Kecamatan Sentolo Terendah

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Persentase kinerja masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkab Kulon Progo belum mencapai 100 persen. Hal tersebut diketahui setelah dilakukan evaluasi kinerja terhadap selurun OPD di jajaran Pamkab Kulon Progo.

Wakil Bupati Kulon Progo, Sutedjo berharap, masing-masing OPD yang persentase kinerjanya masih dibawah standar untuk meningkatkan kinerjanya. Terlebih bagi OPD yang bertatap muka langsung dengan masyarakat untuk memberikan pelayanan.

"Ada yang sudah tinggi tapi belum ada yang 100 persen. Saya harap hasil evaluasi bisa jadi penyemangat bagi masing-masing OPD," ungkap Sutedjo, Selasa (29/01/2019).

Dia mengatakan evaluasi ini merupakan salah satu cara melaksanakan pengendalian secara periodik oleh pemerintah agar selalu terpantau dan terjaga kualitas layanan. Evaluasi tidak harus dilakukan pada akhir kinerja, akan tetapi dilakukan secara periodik dengan tujuan untuk memperbaiki lini-lini tertentu yang memang perlu perhatian khusus. 

Dalam evaluasi disampaikan hasil kinerja terbaik dan pemberian piagam untuk kinerja OPD terbaik. Hasilnya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) keluar sebagai OPD terbaik dalam pengelolaan single website dengan meraih persentase 95 persen.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) menyusul di posisi kedua dengan persentase sebesar 83 persen. Sedangkan Dinas Perpusatakaan dan Kearsipan berada di posisi ketiga dengan persentase 80 persen. Sementara untuk OPD kecamatan terbaik pertama diraih kecamatan Girimulyo 47 persen, Nanggulan 44 persen dan Lendah 41 persen.

Dalam evaluasi tersebut juga menunjukkan sejumlah OPD dengan kinerja terendah. Diantaranya Sekretariat DPRD (Sekwan) 19 persen, RS Nyai Ageng Serang 32 persen dan Dinas Lingkungan Hidup 32 persen. Untuk OPD kecamatan terendah pada Kecamatan Temon 14 persen, Sentolo 19 persen dan Wates 26 persen.

"Adapun evaluasi ini untuk mengetahui capaian yang dilakukan OPD mulai dari kinerja fisik, pelaporan keuangan sampai pengelolaan singel website dan evaluasi kebijakan masterplan smart city," pungkas Sutedjo.