Meski Lampaui Target, Perolehan Bulan Dana PMI Belum mampu Penuhi Operasional
Sosial

Meski Lampaui Target, Perolehan Bulan Dana PMI Belum mampu Penuhi Operasional

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Perolehan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kulon Progo pada tahun 2018 melebih target yang diharapkan. Meski begitu, perolehan tersebut belum mampu untuk memenuhi kebutuhan operasional Markas PMI Kulon Progo.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua PMI Kulon Progo, Arif Prastowo. Ia mengungkapkan, pihaknya menargetkan perolehan senilai Rp 450 juta pada Bulan Dana PMI 2018. Target tersebut dapat terlampaui lantaran perolahan mencapai Rp 530 juta.

Target yang terlampaui tersebut, kata Arif, dipengaruhi oleh beberapa faktor. Diantaranya jumlah penduduk, bertambahnya jumlah pedagang, jumlah pengunjung wisatawan serta pelajar mulai dari SD sederajat hingga SMA sederajat.

"Tapi perolehan belum bisa memenuhi kebutuhan PMI. Untuk biaya operasional PMI tentu masih kurang. Apalagi kalau ada alat transfusi darah yang harus diganti karena sudah tidak layak atau rusak yang harganya sangat mahal, tentu kebutuhan operasional PMI akan lebih besar lagi," ungkap Arif.

Arif menambahkan, belum bisa terpenuhinya dana operasional tersebut lantaran penggunaan dana ini sebagian besar bakal dikembalikan kepada masyarakat. Pengembalian dilakukan dalam bentuk kegiatan sosial, pertolongan pertama, pembinaan palang merah remaja di sekolah serta cadangan bantuan untuk korban bencana. 

Alokasi terbesar untuk kepentingan masyarakat, karena dana itu dari masyarakat. Untuk memenuhi kekurangan, rencananya tahun 2019 kita akan menaikkan perolehan Bulan Dana PMI 2019. Tapi belum kita tentukan nominalnya pungkas dia.