Simulasi Bentrok di Alun-alun Wates, Petugas Tunjukkan Cara Tangani Aksi Kerusuhan
Peristiwa

Simulasi Bentrok di Alun-alun Wates, Petugas Tunjukkan Cara Tangani Aksi Kerusuhan

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Aksi bentrok terjadi di sekitaran Alun-alun Wates, Kamis (07/02/2019). Puluhan massa melakukan aksi orasi yang berujung bentrok lantaran hasil Pemilihan Umum (Pemilu) tak memuaskan mereka. Walhasil, polisi dan TNI pun mengamankan satu-persatu massa agar tak menimbulkan risiko kerawanan lainnya.

Namun kejadian tersebut bukanlah kejadian sebenarnya. Aksi yang dilaksanakan tadi merupakan skenario simulasi pengamanan Pemilu 2019 yang dilaksanakan oleh Komando Distrik Militer 0731/ Kulon Progo dan Kepolisian Resor Kulon Progo.

Komandan Kodim 0731/ Kulon Progo, Letkol Inf Dodit Susanto mengungkapkan bahwa gelar pasukan ini merupakan rangkaian persiapan pengamanan pemilu yang telah dilangsungkan sejak 10 Januari lalu. Gelar tersebut bakal dilanjutkan di kompleks Kodim pada Sabtu (09/02) mendatang.

"Puncaknya di Korem 072 pada 10 Februari," kata Dodit usai gelar pasukan.

Dodit menyebut bahwa dalam simulasi kali ini melibatkan ratusan personil dari berbagai unsur. Mulai dari Satpol PP, Sat Radar 215/ Congot, Polres Kulon Progo dan Kodim 0731/ Kulon Progo. 

"Ada juga satu unit mobil water canon dan puluhan kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat juga dikerahkan untuk digunakan patroli saat pemilu berlangsung," sambung Dodit.

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo dalam sambutannya berharap melalui simulasi ini bisa menekan risiko kerawanan jelang pelaksanaan Pemilu 2019. Menurutnya latihan bersama ini penting sebagai persiapan pengamanan guna menjaga kondusifitas selama pemilu berlangsung.

Selain pengamanan lewat latihan bersama, Hasto juga tengah mengupayakan antisipasi lain dengan mengajak caleg ataupun parpol peserta pemilu untuk duduk bareng menjalin komitmen pemilu damai.

"Kami akan mempertemukan partai politik sebagai peserta pemilu dengan KPU, TNI dan Polri selaku pengaman untuk bersama-sama membuat komitmen," kata Hasto.