Ingin Tampil Trendi, Kaca Mata dari Limbah Kayu Ini Bisa Jadi Opsi
Ekonomi

Ingin Tampil Trendi, Kaca Mata dari Limbah Kayu Ini Bisa Jadi Opsi

Samigaluh,(kulonprogo.sorot.co)--Bagi sebagian kalangan anak muda, tampil trendi merupakan hal yang wajib. Beragam busana hingga asesoris biasanya kerap kali dikoleksi oleh kalangan anak muda agar memiliki beragam pilihan untuk tetap tampil menawan.

Melihat potensi tersebut, seorang pemuda berusia 29 tahun bernama Iyos Pramana Putra mencoba mengambil kesempatan. Lahir dan besar di lingkungan keluarga yang menggeluti dunia mebel membuat Iyos mampu mengolah limbah kayu mebel menjadi aksesoris berupa jam tangan dan kaca mata kekinian yang membuat penampilan semakin trendi.

Setelah sempat mencoba membuat beragam produk, Iyos akhirnya memilih kacamata dan jam tangan kayu. Sebab selain unik dan elegan, saat Iyos memulai usaha pada 2015 lalu, jenis produk ini juga belum memiliki banyak pesaing. Produknya makin laris di pasaran ketika Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) menamai produk Iyos dengan nama JK.

Bahkan kini hasil produksi pemuda asli Kecamatan Samigaluh ini telah mampu menembus pasar mancanegara. Tentunya ini bisa dijadikan sebagai pemantik bagi anak-anak muda agar tetap semangat untuk berkarya.

Iyos mengungkapkan, sebelum dikenal banyak kalangan seperti sekarang, usaha yang dirintisnya itu ditemukan tanpa sengaja. Awalnya ia merasa sayang melihat limbah kayu mebel yang hanya digunakan sebagai kayu bakar. Walhasil, ia pun mencoba membuat beragam aksesoris berbahan limbah kayu.

"Saya lebih suka ke barang-barang yang ukurannya kecil tapi punya nilai ekonomi yang tinggi," sambung Iyos di Komplek Pasar Seni dan Kerajinan Sentolo, Kecamatan Sentolo, Sabtu (09/02/2019).

Nekat, begitulah ungkapan yang tepat bagi Iyos ketika merintis usaha ini. Pasalnya, ia sama sekali tak memiliki ketrampilan mengolah kayu. Namun berkat keuletan dan ketekunannya, Iyos berhasil menciptakan beragam model kaca mata dan jam tangan kayu. Semua produk tersebut dibuat Iyos setelah mencari sejumlah referensi dari internet. 

Untuk membuat kacamata, Iyos menggunakan bahan baku kayu jati dan sonokeling. Sementara jam tangan, dibuatnya dari kayu johar dan mangir. Seluruhnya diklaim Iyos memiliki daya tahan yang lama dan awet. Asalkan penggunaan dan perawatannya diperhatikan selayaknya produk seni kriya dari kayu lainnya.

Media sosial berupa Instagram menjadi ujung tombak pemasaran produk jam tangan dan kaca mata kayu buatan Iyos. Menyasar segmen menengah ke atas, Iyos menjual produknya dengan harga yang lumayan.

Untuk produk kaca mata kayu, Iyos mematok harga mulai dari Rp 400 ribu hingga Rp 600 ribu. Sedangkan untuk produk jam tangan, Iyos mematok harga antara Rp 500 ribu hingga Rp 800 ribu.

Salah seorang warga Jogoyudan, Wates, Singgih Wahyu mengaku tertarik dengan produk buatan Iyos lantaran kualitas dan harga yang sepadan. Ia menjatuhkan pilihan pada produk aksesoris kayu buatan Iyos lantaran memiliki sentuhan seni dan unik.

"Harganya juga terjangkau. Sebanding dengan kualitas dan proses pembuatan," katanya.