Diserbu Ribuan Pengunjung, Taman Bendung Kamijoro Bawa Berkah untuk Warga
Wisata

Diserbu Ribuan Pengunjung, Taman Bendung Kamijoro Bawa Berkah untuk Warga

Sentolo,(kulonprogo.sorot.co)--Baru-baru ini, sebuah lokasi yang terletak di perbatasan Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Bantul muncul di seluruh lini masa media sosial. Itu adalah Taman Bendung Kamijoro yang berada di Pedukuhan Kaliwiru, Tuksono, Kecamatan Sentolo.

Sejak beberapa waktu terakhir, lokasi yang dibangun sebagai penyedia kebutuhan air bersih untuk wilayah Kulon Progo dan Bantul ini diserbu ribuan orang. Warga datang untuk berwisata. Mengabadikan foto di lokasi tersebut menjadi sebuah hal wajib dilakukan oleh para wisatawan di lokasi ini.

Dibangun di atas lahan seluas 7 hektar yang semulanya merupakan lahan wedi kengser, Taman Bendung Kamijoro dilengkapi dengan sejumlah fasilitas. Diantaranya taman bermain anak, pendopo serta sejumlah kursi yang ditata rapi.

"Mulai ramai pengunjung sejak awal Februari lalu. Kemudian masyarakat di Kaliwiru sini berinisiatif mengelola parkir yang sudah sepengetahuan rekanan pembangunan lokasi ini," ungkap tokoh masyarakat Kaliwiru, Sugeng Lono Raharjo, Sabtu (09/02/2019).

Sugeng berujar, taman yang dibangun di pinggiran Sungai Progo ini menarik perhatian banyak warga lantaran memiliki lokasi yang pas berwisata. Jembatan yang menghubungkan Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Bantul menjadi daya tarik tersendiri di lokasi ini. Biasanya warga bakal mengabadikan foto ketika melintas berjalan kaki di lokasi ini. 

"Pengunjungnya luar biasa. Kalau hari biasa angka kunjungan sampai 1.000-an orang. Tapi kalau pas hari libur bisa meningkat hingga dua kali lipat. Untuk pengelolaan parkir dilakukan oleh warga Sentolo di sisi barat dan warga Pajangan, Bantul di sisi timur. Jadi ada dua titik masuk," sambung Sugeng.

Selain pengelolaan parkir yang memang dibuat untuk menjaga kondusifitas di lingkugan Taman Bendung Kamijoro. Warga juga memanfaatkan momen untuk berjualan. Aneka kuliner dijajakan oleh warga setempat. Walhasil, perputaran rupiah di Taman Bendung Kamijoro bisa mencapai Rp 2 juta perhari.

"Tentunya sangat bermanfaat bagi warga. Karena ini dulu kan lokasinya lahan tanam produktif bagi warga. Setelah dibangun bendungan ini wargs kehilangan sebagian penghasilan. Nah ini bisa menjadi tambahan," kata dia.

Untuk bisa berwisata di Taman Bendung Kamijoro, wisatawan cukup membayar parkir yang dikelola oleh warga senilai Rp 2 ribu untuk sepeda motor dan Rp 5 ribu untuk mobil. Tidak ada retribusi masuk lantaran kawasan ini belum diserahterimakan dari rekanan kepasa Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) selaku pemrakarsa pembangunan.

Salah seorang wisatawan asal Purworejo, Jawa Tengah, Isditya Lucky (22) mengungkapkan bahwa dirinya tertarik berkunjung ke Taman Bendung Kamijoro usai melihat banyaknya postingan di Instagram. Ia mengaku banyak lokasi menarik di Taman Bendung Kamijoro yang menarik untuk diabadikan dan diunggah ke media sosial pribadinya.

"Lokasinya Instagramable. Tapi banyak banget pengunjungnya. Jadi harus bisa menyesuaikan kapan harus datang. Apalagi semua yang datang ke sini ngejar momen untuk lihat sunset ataupun sunrise," kata perempuan berkaca mata ini.