Harga Hand Sanitizer Melejit, Sejumlah Pemuda di Wates Bagikan Secara Gratis
Sosial

Harga Hand Sanitizer Melejit, Sejumlah Pemuda di Wates Bagikan Secara Gratis

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Setelah pemerintah mengumumkan kebijakan untuk menjaga kebersihan dan melakukan social distancing, sejumlah barang mulai langka dan melejit harganya. Salah satunya ialah hand sanitizer.

Di Kulon Progo, sejumlah toko dan tempat penyedia alat kesehatan mulai kehabisan hand sanitizer. Tak sedikit orang yang memborong hand santizer lantaran takut tertular Covid-19.

Berangkat dari hal tersebut, sejumlah pemuda tergerak hatinya untuk melakukan aksi nyata membantu warga yang kesulitan mendapatkan hand sanitizer. Nosa Pramana dan Septian Aryo Cahyo Seto serta sejumlah pemuda lainnya ini membagikan isi ulang hand sanitizer secara gratis sejak Senin (23/03/2020).

Mereka merogoh kocek pribadi untuk membeli puluhan liter hand sanitizer cair untuk dibagi-bagikan secara cuma-cuma. Bahkan Seto merelakan studio fotonya di wilayah Kalurahan Wates, Kapanewon Wates dijadikan sebagi lokasi pembagian hand sanitizer ini.

"Awalnya memang kami merogoh kocek pribadi. Namun ternyata banyak teman-teman yang kemudian membantu untuk membeli refill hand sanitizer ini," ungkap Seto pada Senin (23/03/2020) ditemui di sela-sela pengisian ulang hand sanitizer.

Dikatakan oleh Seto, aksi ini didasari oleh keprihatinan dirinya dan sejumlah temannya lantaran banyak oknum yang justru memanfaatkan momen ini untuk menimbun hand sanitizer dan dijual dengan harga berkali-kali lipat. Padahal saat ini masyarakat tengah membutuhkan hand sanitizer sebagai salah satu upaya pencegahan penyebarann Covid-19. 

Dalam aksi kali ini, mereka tak memilih siapa saja yang ingin mengisi ulang hand sanitizer. Hanya saja, untuk memastikan agar semua orang mendapatkan hand sanitizer, pihaknya memberikan batasan setiap orang hanya boleh membawa satu botol hand sanitizer kecil berukuran 60 ml hingga 100 ml untuk diisi ulang.

"Yang jelas kami bagikan hand sanitizer untuk dipakai sendiri. Bukan untuk dijual kembali. Kami harap langkah kami ini bisa memberikan kontribusi nyata untuk pencegahan Corona di Kulon Progo," terang Seto.

Rencananya, pengisian ulang hand sanitizer secara gratis ini bakal dilakukan hingga 31 Maret 2020 mendatang. Seto membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja yang ingin bergabung dalam aksi ini maupun memberikan bantuan berupa materi serta bahan untuk membuat hand sanitizer.

Salah seorang warga Panjatan, Winda Dwi Lestari (17) mengaku kesulitan mendapatkan hand sanitizer sejak seminggu terakhir. Kadang ketika mendapatkan hand sanitizer, ia harus menebusnya dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Tentunya aksi ini sangat bermanfaat. Apalagi saat ini banyak orang yang kesulitan mendapatkan hand sanitizer. Semoga pemerintah juga melihat aksi ini," katanya.