Dicokok Polisi, Warga Tegalrejo Simpan 4 Ribu Pil Yarindo
Hukum & Kriminal

Dicokok Polisi, Warga Tegalrejo Simpan 4 Ribu Pil Yarindo

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Seorang warga Tegalrejo, Yogyakarta berinisial RTA (21) terpaksa berurusan dengan petugas Kepolisian Resor Kulon Progo. Ia diamankan lantaran kedapatan mengedarkan psikotropika berjenis pil Yarindo.

Kasat Resnarkoba Polres Kulon Progo, AKP Purnomo mengatakan bila polisi berhasil mengamankan pelaku di rumahnya pada Kamis (16/04) lalu. Penangkapan ini bermula dari keterangan sejumlah saksi yang menyatakan bahwa Risa pernah mengedarkan pil Yarindo di wilayah Kapanewon Nanggulan pada awal April 2020.

"Dari keterangan itu, kami tindaklanjuti dengan melakukan penelusuran, dan akhirnya berhasil menangkap pelaku di rumahnya di Tegalrejo," ujar Purnomo dalam pers rilis pengungkapan kasus peredaran psikotropika di Mapolres Kulonprogo, Rabu (22/04/2020) siang.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah berang bukti, di antaranya satu buah tas berisi 4 ribu butir pil Yarindo yang dikemas dalam toples, satu buah handphone, dan uang tunai sebesar Rp 250 ribu yang merupakan hasil keuntungan dari penjualan obat tersebut. 

Sementara itu, RTA mengaku belum lama ini menjadi pengedar. Obat-obatan itu ia peroleh dari seorang temannya berinisial F, yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Saya dititipi ini buat dijual, jualnya lewat chat kemudian ketemuan, tapi ini hanya sebatas ke temen-temen saya aja," ujar pria yang sebelumnya bekerja sebagai tukang cat itu.

RTA menjual pil Yarindo seharga Rp 25 ribu per 10 butir. Dari harga jual itu, ia dapat keuntungan bersih sebesar Rp 5 ribu. Ia mengaku nekat mengedarkan pil tersebut untuk tambahan penghasilan.

Akibat perbuatannya, Risa dikenakan Pasal 196 dan 197 UU RI Nomor 26 Tahun 2009 tentang Kesehatan, juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun.