Perampasan Uang dan Penodongan Sajam di Lendah Ternyata Laporan Palsu
Peristiwa

Perampasan Uang dan Penodongan Sajam di Lendah Ternyata Laporan Palsu

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Aksi perampasan uang tunai dengan penodongan senjata tajam yang dilaporkan oleh seorang warga Kalurahan Gulurejo, Lendah pada Selasa (28/04/2020) siang ternyata merupakan laporan palsu.

Hal ini dibenarkan oleh Kasubbag Humas Polres Kulon Progo, Iptu Nengah Jefri. Dikatakan olehnya bila orang yang mengaku sebagai korban perampasan berinisial S telah mengakui bila dirinya membuat laporan palsu.

"Sudah diklarifikasi oleh yang bersangkutan. Saat ini masih kita dalami," kata Iptu Nengah Jefri, Selasa (28/04/2020) petang.

Dikatakan oleh Jefri, pihaknya masih menyelidiki latar belakang pembuatan laporan palsu tersebut. Ia menyebut bila pihaknya akan segera memberikan kabar terbaru terkait laporan palsu tersebut. 

Pengakuan itu direkam pada video yang kini tengah viral di jagad media sosial. S di hadapan kamera sembari memegang uang tunai yang disebutnya sempat dirampas memberikan klarifikasi.

"Mohon maaf, tadi saya telah membuat laporan palsu ke Polsek Lendah tentang penodongan yang saya alami. Sebenarnya uang saya masih utuh," terang S dalam klarifikasi yang direkam.

Diberitakan sebelumnya oleh sorot.co, polisi mendapatkan laporan adanya tindak pidana perampasan uang dan penodongan senjata tajam yang dilakukan oleh dua orang pria. S yang mengaku sebagai korban sekaligus pembuat laporan palsu mengaku kehilangan uang tunai senilai Rp 14,6 juta akibat perampasan itu.