Gelombang Tinggi, Sejumlah Nelayan Pilih Libur Melaut
Peristiwa

Gelombang Tinggi, Sejumlah Nelayan Pilih Libur Melaut

Panjatan,(kulonprogo.sorot.co)--Gelombang tinggi laut selatan Pulau Jawa yang menerjang bibir pantai di sepanjang garis pantai membuat sejumlah nelayan lebih memilih libur mencari ikan. Tak terkecuali para nelayan di Pantai Bugel, Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan.

Para nelayan Pantai Bugel yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Bugel Peni 2 dengan anggota 40 orang libur sejak beberapa hari terakhir. Demi alasan keamanan, para nelayan memilih menyandarkan perahunya dan beralih pekerjaan sampai kondisi berangsur normal.

"Kurang lebih tiga harian ini kami libur karena ada ombak gede, kalau dipaksakan malah bahaya, tapi kami tetap kerja kok, soalnya sebagian besar anggota punya lahan pertanian sendiri, kalau pas kaya gini ya jadi petani," ujar Ketua KUB Bugel Peni 2, Sulikan, saat ditemui awak media di Pantai Bugel, Kamis (28/05/2020).

Sulikan mengatakan, selain anggota KUB, nelayan dari daerah lain, seperti Cilacap, Jawa Tengah yang biasa mencari ikan di Pantai Bugel juga tak nampak di perairan Pantai Bugel mencari ikan. Mereka sadar, dalam kondisi saat ini, jika tetap nekat melaut, maka risikonya adalah kehilangan nyawa. 

Padahal, saat ini, lanjut Sulikan, merupakan musim ikan bawal putih. Bila dijual, ikan bawal putih banyak dicari di pasaran. Selain itu harga ikan bawal putih juga relatif lebih mahal bila dijual ketimbang ikan lainnya.

"Tapi mau bagaimana lagi. Kondisi seperti ini mending menepi dulu," katanya.

Edy Suryanto, personil Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kilon progo yang ditugaskan menjaga kawasan Pantai Bugel mengatakan, gelombang laut di pantai tersebut sejak beberapa hari terakhir ini cukup tinggi. Ia memperkirakan ketinggian gelombang itu antara enam sampai delapan meter.

"Kenaikan tinggi itu gelombang itu terlihat saat pagi ke siang, sekitar pukul 10.00-11.00 WIB," ujarnya.

Dengan kondisi demikian, SRI Wilayah V Kulon Progo sudah memberi imbauan kepada nelayan untuk tidak mencari ikan sampai kondisi ombak berangsur normal. Imbauan serupa juga ditujukan kepada masyarakat agar tidak dulu mendekati wilayah pantai.