Curi Uang Milik Lansia, Tiga Warga Dicokok Polisi
Hukum & Kriminal

Curi Uang Milik Lansia, Tiga Warga Dicokok Polisi

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Jajaran Kepolisian Resor Kulon Progo mengamankan tiga orang laki-laki asal Jawa Barat. Ketiganya ialah MH (32), asal Cibinong, Bogor; MT (41), asal Serang, Banten; serta AC (43), asal Depok, Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polres Kulon Progo, AKP Munarso mengatakan, ketiganya diamankan lantaran melakukan pencurian uang milik sejumlah lansia. Modusnya dengan berpura-pura memberikan tumpangan, kemudian dipaksa masuk ke dalam mobil yang disewa oleh ketiga pelaku.

"Ada juga lansia yang dipaksa. Ketika sudah masuk, dua orang pelaku kemudian menggeledah barang-barang milik para lansia," ungkap Munarso, Sabtu (22/08/2020).

Setelah para pelaku berhasil mendapatkan barang-barang berharga beserta uang, para korban kemudian diturunkan di pinggir jalan. Dari serentetan aksi tersebut, ketiga pelaku berhasil mendapatkan uang tunai lebih dari Rp 5 juta. 

Kepada polisi, ketiga pelaku mengaku nekat melakukan aksinya lantaran kehabisan uang saku untuk menuju wilayah Sleman. Mereka kemudian punya niat buruk menilap uang dari lansia dengan berkeliling ke sejumlah wilayah di Kulon Progo.

Satuan ini menangkap ketiganya saat beraksi di Kapanewon Nanggulan pada Senin, 10 Agustus lalu. Pada hari itu, mereka juga beraksi di Kapanewon Kalibawang. Polisi berhasil menyita barang bukti berupa mobil Toyota warna putih, sejumlah dompet milik pelaku, serta uang tunai dengan jumlah kurang lebih Rp5 juta dari hasil penilapan itu.

"Hari itu ada dua korban. Tapi TKP di Kulon Progo yang diakui ada 10 TKP," imbuh Munarso.

Kepada wartawan, MH mengaku tak merencanakan aksi pencurian itu, namun spontan saat melihat orang tua yang menunggu di pinggir jalan. Mereka juga tidak sengaja menanyai korbannya apakah tengah membawa uang dalam jumlah besar atau tidak.

"Rata-rata sudah agak tua [korbannya], karena kalau tua sudah lupa gitu. Tidak ada (ancaman)," kata MH.

Dari sejumlah korban yang mereka tipu, MH mengakui ada salah satu korban yang baru saja mengambil uang bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH). Meski kondisi korban kurang mampu, MH tetap tega menggasak uang dari saku baju korban senilai Rp190 ribu.

"Kebetulan ada sekali, uang PKH. Ya waktu itu gimana, iya tega," akunya.

Uang yang berhasil mereka dapat kemudian dikumpulkan menjadi satu. Sebagian di antaranya digunakan untuk membayar rental mobil. Sedangkan sebagian lagi dibagi rata untuk ketiga pelaku.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku bakal dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 ke 4e KUHP subsider Pasal 362 KUHP jo 55 KUHP, jo Pasal 64 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.(bambang-jati)