Bacok Salah Sasaran, Rekan Santang Ditangkap
Hukum & Kriminal

Bacok Salah Sasaran, Rekan Santang Ditangkap

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Aksi penganiayaan yang mengakibatkan sejumlah orang terluka di Kapanewon Nanggulan pada Februari 2020 silam akhirnya terungkap. Selain mengamankan Santang (37), warga Minggir, Sleman dan ABE (26), warga Godean, Sleman, polisi mengamankan lagi seorang pelaku bernama CAK (27), warga Godean, Sleman.

Kasat Reskrim Polres Kulon Progo, AKP Munarso mengatakan, aksi ketiga pelaku ini dilancarkan pada 1 Februari 2020 malam di Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan. Ketiganya melakukan penyerangan terhadap dua orang yang diduga merupakan anak buah musuhnya. Penyerangan dilakukan menggunakan sebilah pedang dan sepucuk senapan angin.

Namun tak berselang lama Santang menyerahkan diri ke Ditreskrimum Polda DIY pada 13 Februari 2020 disusul penangkapan ABE oleh jajaran Polres Kulon Progo lima hari berselang atau 18 Februari 2020.

"Sedangkan untuk tersangka CAK ini kabur ke Solo, dan baru bisa ditangkap di rumahnya di Jogja. Penangkapan itu menggunakan metode kepolisian, yang mohon maaf tidak bisa kami jelaskan," ujar Munarso, Rabu (02/09/2020).

Ditanyai wartawan, CAK mengaku perannya dalam kasus penganiyaan adalah sebagai pembacok. Berbekal sebilah pedang, ia melukai dua orang yang diduga merupakan anak buah dari musuh rekannya, Santang. Namun, belakangan diketahui dua korban pembacokan itu ternyata salah sasaran. 

"Pas papasan di jalan langsung saya bacok, tapi ternyata salah sasaran," ujarnya.

Usai melakukan aksi brutal itu, para pelaku termasuk CAK lantas melarikan diri. CAK kabur ke Solo. Ia sempat bekerja serabutan di sana sampai akhirnya pulang ke rumahnya di Jogja. Ketika berada di rumahnya polisi mengendus keberadaan CAK.

Atas perbuatannya, CAK dikenakan Pasal 170 KUHP atau Pasal 351 Ayat 2 KUHP tentang pengeroyokan atau penganiayaan dengan ancaman penjara maksimal 9 tahun. Pasal ini juga dikenakan kepada dua rekannya, Santang dan ABE yang terlebih dulu ditangkap.