Gugus Tugas Turunkan Spanduk Tak Patuh Protokol Kesehatan di Kedai Kopi
Peristiwa

Gugus Tugas Turunkan Spanduk Tak Patuh Protokol Kesehatan di Kedai Kopi

Girimulyo,(kulonprogo.sorot.co)--Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo menurunkan spanduk tidak patuh protokol kesehatan berwarna di sebuah kedai kopi di Kalurahan Pendoworejo, Kapanewon Girimulyo.

Spanduk kemudian diganti dengan spanduk berwarna biru bertuliskan bila tempat tersebut telah mematuhi protokol kesehatan.

Pencopotan spanduk dilakukan oleh personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kulon Progo pada Selasa (08/09) kemarin. Pencopotan spanduk berwarna merah merupakan tindak lanjut atas keluarnya hasil verifikasi protokol kesehatan yang dilakukan tim Gugus Tugas Kulon Progo pada Rabu (02/09) lalu.

"Hasil verifikasi sudah keluar dan menyatakan bahwa kedai kopi itu sudah melaksanakan rekomendasi dari gugus tugas terkait penerapan protokol kesehatan. Oleh karena itu spanduk merah sudah kami turunkan dan diganti spanduk baru," ujarnya kepada awak media, Sabtu (12/09/2020).

Sumiran menyebut, hasil verifikasi menunjukkan kedai ini sudah melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Sehingga spanduk bertuliskan tidak patuh protokol kesehatan yang terpasang di area kedai sejak Sabtu (29/08) dianggap sudah tidak relevan lagi dan harus diturunkan. 

Pemilik kedai, Totok Haryo, mengaku bisa menghela napas lega setelah pelepasan spanduk. Pihaknya memahami langkah gugus tugas memasang spanduk itu merupakan peringatan baginya agar tak abai terhadap kondisi saat ini. Selama spanduk itu terpasang, kedai Ampirono tetap buka dan terus membenahi penerapan protokol kesehatan.

Totok mengakui protokol kesehatan yang diberlakukan pihaknya masih perlu dibenahi lagi, terutama soal aturan physical distancing atau jaga jarak. Beberapa catatan yang diberikan tim gugus tugas saat melakukan verifikasi beberapa waktu lalu, juga akan segera dilengkapi.

"Soal catatan dalam verifikasi, akan segera kami benahi secara bertahap. Untuk catatan yang sifatnya ringan sudah kami lengkapi, seperti pengaturan pengunjung mengambil makanan menggunakan sarung tangan. Kita juga akan membatasi jumlah pengunjung,” ungkap dia.