Bakar Sang Kekasih, Warga Sentolo Ditangkap Usai Sempat Jadi Buron
Hukum & Kriminal

Bakar Sang Kekasih, Warga Sentolo Ditangkap Usai Sempat Jadi Buron

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Jajaran Kepolisian Resor Kulon Progo berhasil mengamankan pelaku pembakar seorang wanita yang terjadi di Kapanewon Nanggulan pada September 2020 lalu. ATS (51) diamankan di Pasar Cikli, Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap.

Waka Polres Kulon Progo, Kompol Sudarmawan mengatakan bahwa pihaknya berhasil mengendus keberadaan pelaku setelah sejumlah warga mencurigai pelaku yang selalu berada di sekitaran Pasar Cikli. Sebelum diamankan, pelaku sempat kabur ke wilayah Magelang, Jawa Tengah. 

Setelah diamankan, pelaku mengaku nekat membakar Catur Atminingsih (54), warga Pedukuhan Tawang, Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan lantaran sakit hati. Pelaku dan korban sebenarnya telah menjalin hubungan asmara selama tiga tahun, namun korban tak kunjung mau dinikahi oleh pelaku.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengaku dirinya sakit hati kepada korban karena tidak mau dinikahi. Sementara pelaku dan korban telah menjalin hubungan asmara selama tiga tahun," terang Sudarmawan, Rabu (04/11/2020).


Sudarmawan menjelaskan dua hari sebelum kejadian, yaitu Kamis (03/09) sore, pelaku dan korban bertemu di depan Puskesmas Mudal, Sentolo. Dalam kesempatan tersebut, pelaku mengajak korban menikah, tetapi ajakan itu ditolak.  

Merasa sakit hati, pelaku lantas menyusun rencana untuk menganiaya korban dengan cara membakar dengan bensin. Pada Sabtu (05/9) pukul 10.00 WIB pelaku membeli bensin eceran jenis pertalite di toko dekat rumahnya di Pedukuhan Sentolo Lor, Kalurahan Sentolo, Kapanewon Sentolo.

Setelah itu pelaku menuju lokasi kejadian di ruas jalan desa yang tak jauh dari rumah korban. Lokasi tersebut dipilih karena selain sepi, korban biasa melewati jalan itu untuk bekerja di TPST Banyuroto, Nanggulan. 

Di sana pelaku menunggu kedatangan korban. Selama kurang lebih dua jam, korban akhirnya datang. Pelaku kemudian memberhentikan motor yang dikendarai korban. Ketika itu, korban masih enggan untuk menerima ajakan menikah dari pelaku.

"Sempat terjadi adu mulut, pelaku lantas menyiram korban dengan bensin yang dibawanya lalu menyulutnya menggunakan korek api," urai Sudarmawan. 

Seusai melakukan aksi keji itu, pelaku kabur meninggalkan korban yang sudah dalam kondisi terbakar. Sementara korban yang ketika itu masih hidup berupaya mencari pertolongan kepada warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Korban sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates selama kurang lebih satu bulan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. 

Pelaku berhasil diringkus petugas pada Kamis (29/10) di wilayah Pasar Cikli, Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap. Dalam kasus ini kepolisian menyita sejumlah barang bukti di antaranya dua kendaraan milik korban dan pelaku, korek api gas serta botol plastik yang digunakan pelaku untuk wadah bensin. 

Saat ini, polisi masih menahan pelaku di Mapolres Kulon Progo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi juga masih menyusun pasal yang akan digunakan untuk menjerat pelaku, lantaran korbam memgalami luka bakar berat hingga meninggal dunia.