Kabur Usai Membakar Kekasih, Pelaku Sempat Mengemis di Pasar
Hukum & Kriminal

Kabur Usai Membakar Kekasih, Pelaku Sempat Mengemis di Pasar

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--ATS (51), warga Pedukuhan Sentolo Lor, Kalurahan Sentolo, Kapanewon Sentolo, pelaku pembakaran kekasihnya sendiri bernama Catur Atminingsih (54), warga Pedukuhan Tawang, Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan diketahui sempat mengemis di sekitaran Pasar Cikli, Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap sebelum diamankan polisi.

Waka Polres Kulon Progo, Kompol Sudarmawan mengatakan, setelah sebulan lebih menjadi buron, polisi mengendus keberadaan pelaku di Pasar Cikli dan mengamankannya pada Kamis (29/10) lalu. Selama bersembunyi di Pasar Cikli, pelaku mengemis untuk menghindari kejaran petugas.

"Pelaku ini memang mengaku sempat mengemis di Pasar Cikli. Kami duga, ia berusaha menghindari petugas," kata Sudarmawan, Rabu (04/11/2020) di Mapolres Kulon Progo.

Selain bersembunyi di Pasar Cikli, kata Sudarmawan, pelaku juga bersembunyi di sejumlah lokasi di daerah Kalurahan Hargorejo. Di antaranya di bawah jembatan, hingga tempat pemakaman umum. 

Sementara itu, pelaku menampik bila ia mengemis untuk menghindari kejaran petugas. Melainkan untuk mengisi perutnya setiap hari.

Duda dua orang anak yang bekerja sebagai buruh serabutan ini mengaku kehabisan uang ketika melakukan pelarian ke wilayah Magelang, Jawa Tengah. Ia kemudian nekat kembali ke Kulon Progo untuk bertahan hidup.

"Saya mengemis di pasar. Kadang ada yang memberi uang dan makanan. Saya posisinya bingung setelah melakukan pembakaran. Ditambah tidak punya uang," terang pelaku.

Sementara ketika malam hari, pelaku tidur di tempat yang berpindah-pindah. Ia mengaku sering tidur di area pasar, bawah jembatan atau kuburan.

"Selama buron saya tidur di pasar, jembatan bahkan kuburan, untuk bisa makan saya cari uang dengan cara ngemis," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya oleh sorot.co, polisi berhasil mencokok pelaku pada Kamis (29/10/2020) di area Pasar Cikil, Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap. Sebelum diamankan, pelaku sempat kabur ke wilayab Magelang, Jawa Tengah. Pelaku nekat membakar tubuh korban dengan bensin lantaran sakit hati, korban tak mau dinikahi oleh pelaku.