Belasan Kasus Positif Covid-19, 10 Diantaranya Klaster Disdukcapil
Peristiwa

Belasan Kasus Positif Covid-19, 10 Diantaranya Klaster Disdukcapil

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kulon Progo kembali bertambah. Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, terdapat 16 kasus baru pada Jumat (20/11/2020).

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan bila penambahan kasus tersebut meliputi KP-330 hingga KP-345. Sepuluh diantara 16 kasus baru tersebut, yakni KP-334 hingga KP-344 merupakan pasien klaster Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kulon Progo. Sementara untuk pasien KP-330 hingga KP-333 serta KP-345 bersumber tertular dari kasus lain.

"Untuk 10 kasus baru dari klaster Disdukcapil merupakan tracing beberapa waktu lalu.Tapi hasil swab untuk klaster ini belum keluar semua lantaran data terus bergerak setiap hari," kata Baning, Jumat (20/11/2020).


Adapun 10 pasien baru tersebut, tujuh di antaranya merupakan pegawai di lingkungan Pemkab Kulon Progo. Yakni empat pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), satu orang pegawai Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPADA), satu orang pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dan satu orang pegawai Kapanewon Pengasih. 

"Dengan begitu, untuk saat ini ada 49 pasien dari klaster Disdukcapil. Sedangkan untuk sisanya dari klaster Disdukcapil merupakan kontak erat keluarga. Sementara 6 kasus baru lainnya berasal dari sumber lain," terang Baning.

Dari tambahan kasus baru tersebut, hanya KP-330 yang diisolasi di rumah sakit, yakni RS UII Bantul. Sementara pasien lainnya menjalani isolasi mandiri.

Selain menyampaikan penambahan kasus positif baru, Baning juga menyebut bila ada dua pasien positif yang dinyatakan sembuh. Pasien tersebut ialah KP-266 dan KP-280.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo hingga Jumat sore, jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 secara akumulatif sebanyak 345 orang. 215 pasien dinyatakan sembuh, 9 pasien dinyatakan meninggal.

Sementara 121 pasien lainnya masih menjalani isolasi. 27 orang diisolasi di rumah sakit, sedangkan 94 pasien sisanya menjalani isolasi mandiri.