Masih Ada Penambahan Kasus Saat PSTKM, Masyarakat Disebut Kurang Patuhi Prokes
Peristiwa

Masih Ada Penambahan Kasus Saat PSTKM, Masyarakat Disebut Kurang Patuhi Prokes

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kulon Progo yang masih terus terjadi pada masa Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM) menunjukkan bila kepatuhan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan masih kurang. Dalam tiga pekan pada Januari 2021, bahkan penambahan kasus positif mencapai 530 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Penananan Covid-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan bila pihaknya menyoroti penerapan protokol kesehatan yang dilakukan masyarakat pada masa PSTKM. Menurutnya, penerapan protokol kesehatan masih kurang maksimal, termasuk ketika masyarakat berkumpul dengan anggota keluarga.

"Karena pelaksanaan prokesnya kurang, baik di dalam maupun di luar rumah. Untuk di dalam rumah terbukti dengan penularan dalam keluarga tinggi," terang Baning, Senin (18/01/2021).

Merujuk data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, 530 penambahan kasus tersebut terbagi menjadi 135 kasus di pekan pertama, 279 pada pekan kedua, dan pekan ketiga yang masih berjalan sebanyak 116 kasus. 

Sementara total kasus pasien meninggal berstatus probable selama tiga pekan mencapai 21 kasus. Sementara total kasus meninggal yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada waktu yang sama sebanyak delapan kasus.

"Perkembangan kasus di Kulon Progo peningkatannya memang cukup tinggi. Di bulan Januari ini rata-rata tambahan kasus harian lebih dari 30 kasus," ucap Baning.

Jumlah di atas, justru berbanding terbalik dengan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan selesai menjalani isolasi. Selama tiga pekan ini, hanya ada lima pasien yang dinyatakan sembuh, serta 305 pasien selesai menjalani isolasi.

Melonjaknya jumlah pasien positif Covid-19, kata Baning, tak lepas dari penerapan protokol kesehatan yang mulai kendor. Padahal, penerapan protokol kesehatan menjadi satu-satunya upaya untuk mencegah penambahan kasus Covid-19 di Bumi Menoreh.

"Sayangnya kesadaran masyarakat mulai berkurang. Kami berharap masyarakat meningkatkan kesadaran untuk kembali menerapkan protokol kesehatan secara ketat," tutup Baning.