Sepuluh Hari PSTKM, Pol PP Tegur Puluhan Pemilik Tempat Usaha
Peristiwa

Sepuluh Hari PSTKM, Pol PP Tegur Puluhan Pemilik Tempat Usaha

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Sebanyak 74 pemilik tempat usaha di Kulon Progo mendapatkan teguran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat. Teguran ini diberikan selama sepuluh hari pelaksanaan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM) di Bumi Binangun.

Kepala Satpol PP Kulon Progo, Sumiran mengatakan, ke-74 usaha yang pemiliknya ditegur sebagian besar bergerak di bidang kuliner dan toko waralaba. Adapun peraturan yang dilanggar ialah operasional yang melebihi batas jam malam yakni pada pukul 19.00 WIB.

"Tapi kami juga mendapatkan laporan bila ada sebagian tempat yang tidak menerapkan protokol kesehatan secara baik dan benar. Sebagian besar adalah toko waralaba dan warung kopi di sepanjang sisi selatan simpang empat Kentheng, Nanggulan," kata Sumiran, Rabu (20/01/2021).

Ke-74 pemilik tempat usaha tersebut, kata Sumiran, telah diberi teguran secara lisan. Namun bila mereka kembali melanggar aturan selama penerapan PSTKM, pihaknya bakal memberikan teguran secara tertulis. 

"Kalau nanti setelah diberi teguran secara tertulis tetap melanggar, maka akan kami beri sanksi berupa penutupan sementara," imbuh Sumiran.

Sumiran menegaskan, pihaknya tak bakal segan-segan melakukan penutupan terhadap tempat usaha yang masih saja ngeyel dan melanggar aturan selama PSTKM. Pasalnya, sebelum melakukan penindakan, pihaknya telah terlebih dahulu memberikan sosialisasi.

Ditanya soal tingkat kepatuhan masyarakat atas penerapan PSTKM, disebut Sumiran, masyarakat telah terbilang tertib. Kendati begitu, bukan berarti pihaknya tak melakukan penindakan terhadap masyarakat yang melanggar aturan PSTKM.

"Untuk kesadaran prokes di masyarakat pada masa PSTKM ini sudah tinggi, namun itu terkait dengan pemakaian masker. Kalau di pasar memang susah menghindari kerumunan karena lokasinya yang sempit," tutup Sumiran.