Kerjasama Pemanfaatan Lahan di Atas Underpass, Pemkab dan Angkasa Pura Tanda Tangani Nota Kesepahaman
Pemerintahan

Kerjasama Pemanfaatan Lahan di Atas Underpass, Pemkab dan Angkasa Pura Tanda Tangani Nota Kesepahaman

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Pemkab Kulon Progo dan PT. Angkasa Pura I melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) berkaitan dengan kerjasama pemanfaatan lahan di atas underpass Yogyakarta International Airport (YIA) di Kapanewon Temon. Penandatanganan dilaksanakan di Uang Rapat Menoreh Kompleks Pemkab Kulon Progo, Kamis (21/01/2021).

Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan momen untuk mengembangkan potensi Kulon Progo, baik dalam sektor pembangunan ataupun ekonomi kerakyatan. Setelah penandatanganan MoU kali ini, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Kulon Progo bisa menjalin kerja sama lebih intens dengan PT. Angkasa Pura I.

"Dalam MoU ini, salah satu fokusnya adalah pembangunan pasar rakyat di atas underpass YIA. Kami menaruh harapan besar agar produk UMKM di Kulon Progo bisa dikenal melalui pasar rakyat ini," kata Sutedjo, Kamis (21/01/2021).

Sutedjo berharap realisasi atas MoU ini berlangsung secara cepat, tepat dan akurat. Pasalnya, MoU ini hanya berlaku selama tiga tahun, namun masih bisa diperpanjang dengan penandatanganan MoU baru sesuai kesepakatan kedua belah pihak. 

"Saya berharap dengan dukungan anggaran masing-masing, kerja sama ini bisa berjalan lancar," kata Sutedjo.

Pelaksana Tugas Sementara (PTS) General Manager YIA PT. Angkasa Pura I, Taochid Purnama Hadi mengatakan nota kesepahaman ini diharap bisa menyinergikan potensi sumberdaya dalam mengembangkan potensi daerah. Pun begitu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui konektifitas yang difokuskan pada produk hukum yang menguntungkan produk lokal Kulon Progo.

Harapannya melalui pasar rakyat masyarakat ini mengenal YIA dan dapat dipublish atau dipromosikan melalui wisatawan yang datang ke bandara, sehingga membuat penasaran dan dapat memanfaatkan YIA untuk objek pariwisata,” tambahnya.