Hujan Deras, Petani Cabai Terancam Gagal Panen
Ekonomi

Hujan Deras, Petani Cabai Terancam Gagal Panen

Lendah, (kulonprogo.sorot.co)--Hujan deras yang kerap mengguyur saat malam hari di wilayah Kabupaten Kulon Progo membuat petani cabai kian was-was. Pasalnya, jika sampai hujan yang terlalu deras mengguyur lahan hingga menyebabkan banjir, maka petani cabai bisa dipastikan gagal panen.

Seperti yang dialami Andrian Dwi, warga Padukuhan Sungapan V, Kalurahan Wahyuharjo, Kapanewon Lendah. Ia harus gigit jari lantaran lahan cabainya terendam air hujan. Hal tersebut praktis membuatnya merugi.

Kaibat kejadian tersbeut, tanaman cabainya tidak bisa berkembang lagi dan sebagian besar tanamannya mati. Terlihat rumput-rumput liar mulai tumbuh di larik-larik bedengan yang sebelumnya dipenuhi tanaman cabai.

Ya tanaman cabai yang kebanjiran langsung saya cabut, terus rencana saya ganti brambang (bawang merah),” ungkap Andrian, Minggu (21/2/2021).

Andrian mengatakan, kerugian bibit dan perawatan yang ia alami mencapai Rp 1,5 sampai Rp 2 juta. Wilayah Kapanewon Lendah sendiri memang dikenal sebagai wilayah di dataran rendah. Maka tak jarang lahan pertanian di wilayah setempat terendam banjir ketika musim hujan seperti saat ini. 

Total lahan yang terkena sekitar 400 meter persegi,” keluh Andrian lagi.

Andrian mengaku menyayangkan hal tersebut. Selain harus menanggung kerugian, harga cabai yang sedang tinggi-tingginya hingga mencapai Rp100 ribu/kg tidak bisa ikut ia rasakan.

Saat ini Andrian sedang menyiapkan lahannya lagi dan meninggikan bedengan supaya tidak lagi terkena banjir. (Naufal)