Re-Focusing, Dana Dialokasikan untuk Penanganan Covid-19
Pemerintahan

Re-Focusing, Dana Dialokasikan untuk Penanganan Covid-19

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Badan Keuangan dan Asat Daerah (BKAD) Kulon Progo tengah melakukan re-focusing anggaran pada tahun 2021. Anggaran masih difokuskan terhadap penanganan Covid-19, bukan lagi untuk penanganan kemiskinan.

Kepala BKAD Kulon Progo, Eko Wisnu Wardhana mengatakan, re-focusing anggaran ini telah sesuai dengan aturan dari Kementerian Keuangan RI. Re-focusing ini bertujuan untuk menumbuhkan ekonomi rakyat.

"Kalau re-focusing itu lebih ke penanganan pandemi Covid-19 dari Kemenkeu dan Kemendagri. Baik itu di dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) non fisik," ujar Eko, Selasa (23/02/2021).

Kendati begitu, lanjut Eko, re-focusing anggaran ini bukan berarti pihaknya abai terhadap angka kemiskinan di Kulon Progo. Jawatannya dan pemkab setempat tetap berupaya untuk menekan angka kemiskinan di masa pandemi Covid-19. 

"Sesuai surat yang dikeluarkan oleh Kemenkeu, misalnya DAU jadi sekian, ada penurunan maupun pemotongan DAU," katanya.

Merujuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 17 Tahun 2021, terjadi perubahan untuk DAK fisik dan DAU Fisik. DAU semula Rp 669,96 miliar menjadi Rp 648,51 miliar atau turun Rp 21,45 miliar. DAK fisik semula Rp 134,11 miliar menjadi Rp 133,53 miliar atau turun sekitar 586 juta.

Sementara itu Wakil Bupati Kulon Progo, Fajar Gegana mengatakan bila sejumlah strategi bakal dilakukan oleh pemkab untuk menekan angka kemiskinan di Kulon Progo agar tidak menjadi-jadi. Kegiatan yang mendorong sektor ekonomi bakal dilakukan oleh jawatannya. Masyarakat nantinya akan dilibatkan.

"Langkah apa yang harus dilakukan untuk menekan angka kemiskinan. Perlu kegiatan yang dasarnya mendorong sektor ekonomi yang sifatnya kearifan lokal. Apapun yang dilakukan di Kulon Progo ini, paling tidak keterlibatan masyarakat dalam skala perputaran ekonomi harus dilakukan. Memang kita harus mengoptimalkan agar masyarakat terlibat," sambung Fajar.