Jelang Akhir PPKM Mikro, Tak Ada RT Berzona Oranye di Kulon Progo
Peristiwa

Jelang Akhir PPKM Mikro, Tak Ada RT Berzona Oranye di Kulon Progo

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Menjelang hari terakir penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kabupaten Kulon Progo, tak ada lagi rukun tetangga (RT) yang menyandang status berzona merah ataupun oranye. Sebanyak 4.334 RT di Kulon Progo berzona hijau.

"Di Kulon Progo ada 4.478 RT, 4.334 RT berzona hijau dan 144 RT berzona kuning," kata Juru Bicara Gugus Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati, Selasa (23/02/2021).

Seperti diketahui PPKM mikro di DIY yang berlaku pada 9-23 Februari 2021, mengusung konsep pengawasan pengetatan mikro. Yakni memperkuat pengawasan untuk memotong penularan di level RT, RW, pedukuhan dan kelurahan atau kalurahan. 

Setiap RT dipetakan menjadi empat zona yakni hijau, kuning, orange dan merah.

RT bisa masuk zona hijau jika tidak ditemukan kasus positif di wilayahnya. Sementara kategori zona kuning apabila terdapat satu sampai lima rumah dengan kasus terkonfirmasi positif dalam satu RT selama tujuh hari terakhir.

Sedangkan zona oranye terdapat enam sampai 10 rumah dengan kasus positif dalam satu RT selama tujuh hari ke belakang. Adapun untuk zona merah lebih dari 10 rumah dengan kasus positif selama tujuh hari terakhir.

Ketika dilihat secara mikro, mayoritas kita hijau. Hanya ada RT tertentu saja yang kasusnya banyak. Itu menandakan adanya penularan yang tinggi dalam keluarga,” kata Baning.

Karenanya, ia mengharapkan warga konsisten untuk melaksanakan protokol kesehatan ketat di lingkungan keluarga. Pun dengan munculnya klaster kegiatan ibadah di Kalurahan Jangkaran, Kapanewon Temon beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini, Kulon Progo mencatat 2.702 dinyatakan positif Covid-19. 524 pasien sembuh, 50 pasien meninggal, 257 pasien menjalani isolasi mandiri, 33 dirawat di rumah sakit dan 1.937 dinyatakan selesai menjalani isolasi.