Harga Cabai Terus Merambat Naik, Pedagang Tak Berani Stok Lebih
Ekonomi

Harga Cabai Terus Merambat Naik, Pedagang Tak Berani Stok Lebih

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Hingga pekan ketiga bulan Februari 2021, harga cabai beragam varietas masih terus merangkak naik. Kenaikan harga bahkan mencapai sekitar 10 persen.

Berdasarkan pantauan sorot.co di Pasar Wates, Kapanewon Wates, harga cabai yang mulanya berkisar di angka Rp 35 ribu hingga Rp 65 ribu per kilogramnya terus merangkak naik. Bahkan untuk harga cabai rawit merah kualitas baik mencapai Rp 85 ribu per kilogramnya.

"Paling tinggi harganya sampai Rp 85 ribu per kilogram. Kenaikannya tidak banyak, tapi terus-terusan sejak Januari kemarin. Belum bisa stabil," kata seorang pedagang di Pasar Wates, Sumarni pada Selasa (23/02/2021).

Selain cabai rawit merah yang merangkak naik dari Rp 70 ribu per kiloram menjadi Rp 85 ribu per kilogram, kenaikan harga juga terjadi pada cabai rawit hijau dan cabai keriting. Sebelumnya, cabai rawit hijau di jual dengan harga Rp 55 ribu per kilogram melonjak menjadi Rp 767 ribu per kilogram. Sedangkan cabai keriting yang sebelumnya seharga Rp 35 ribu per kilogram naik menjadi Rp 45 ribu per kilogram. 

"Tiga hari lalu harganya belum seperti sekarang. Kenaikannya tidak bisa diprediksi," imbuh Sumarni.

Ia dan sejumlah pedagang cabai lainnya di Pasar Wates pun akhirnya tak berani menyetok cabai dengan jumlah banyak. Pasalnya, kenaikan harga yang fluktuatid berisiko membuat cabai busuk lantaran masyarakat memilih berhemat dan tidak membeli cabai dalam jumlah banyak.

"Ya tidak bisa banyak stoknya. Cuma menyediakan untuk rumah makan yang memang ada menu-menu pedas," imbuh Sumarni.

Kepala Bidang Perdaganan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kulon Progo, Agus Suryanto mengatakan, kenaikan harga cabai yang terus terjadi merupakan dampak dari kelangkaan cabai di tingkat petani. Kondisi ini terjadi lantaran cuaca ekstrem berupa hujan deras di sejumlah wilayah, termasuk wilayah-wilayah penghasil cabai.

"Karena masuk musim penghujan bahkan kategorinya ekstrem, banyak pohon cabai yang terserang penyakit seperti lalat buah dan kutu daun hingga tidak bisa dipanen secara maksimal," kata Agus.