Tegakkan Perda KTR, Wabup Lepas Satgas Gabungan
Pemerintahan

Tegakkan Perda KTR, Wabup Lepas Satgas Gabungan

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Wakil Bupati Kulon Progo, Fajar Gegana meresmikan Satgas Penegakan Peraturan Daerah (Perda) KTR Kulon Progo, Rabu (24/02/2021). Satgas terbentuk dari sejumlah unsur mulai dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan sejumlah relawan.

Satgas ini dibentuk untuk melakukan pengawasan dan penegakkan Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Selama dua hari, yakni sejak Rabu (24/02/2021) hingga Kamis (25/02/2021) usai memimpin apel pengukuhan Satgas Perda KTR di halaman kantor Satpol PP Kulon Progo.

"Melalui satgas ini kami berharap agar masyarakat juga tahu tentang Perda KTR ini. Sehingga mereka tahu kawasan mana saja yang diperuntukkan untuk merokok di ruang publik," Rabu (24/02/2021).

Dikatakan oleh Fajar, sejak pertama dibentuk sebagai produk hukum yang mengontrol soal rokok, belum begitu efektif diimplementasikan di masyarakat. Hal ini diketahui dengan masih banyaknya masyarakat yang tidak tahu terkait pengaturan KTR. 

Disebut Fajar, penegakan Perda KTR bukan untuk melarang para perokok. Hanya saja untuk mennentukan tempat bagi para perokok bisa menunaikan hasratnya menyesap tembakau.

Adapun titik-titik yang tidak diperbolehkan menyediakan tempat merokok sesuai Perda KTR Kulon Progo ialah masjid, sekolah dan tempat pendidikan serta fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Sementara di kawasan perkantoran, diminta untuk menyediakan kawasan merokok yang terbuka dan tidak menjadi satu bangunan dengan bangunan perkantoran.

"Untuk di sekolah, tempat ibadah dan fasyankes memang harus diatur. Apalagi di sekolah, jangan sampai anak-anak sudah menjadi perokok baik aktif maupun pasif. Saya kira perokok aktif berat pun tidak akan rela kalau anaknya merokok," kata Fajar.

Lantaran kegiatan bersifat penegakan aturan, Fajar menyebut bila kegiatan ini menyasar para pelanggar perda. Para pelanggar nantinya bakal dikenai sanksi berupa penyitaan dokumen seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau dokumen lainnya.

"Nanti akan ada sanksi yang membuat jera," kata Fajar.

Koordinator Satgas Penegakan Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang KTR, Baning Rahayujati mengatakan bila pada hari pertama, pihaknya menyasar sejumlah dinas dan perkantoran. Bagi para pelanggar yang dokumennya disita diminta untuk mengikuti sidang di Kantor Satpol PP Kulon Progo pekan depan.

"Nanti untuk sanksinya seperti apa kami serahkan kepada masing-masing pimpinan OPD. Untuk kegiatan penegakannnya dilaksanakan dua hari dan lokasinya kami acak," kata Baning.