Program Padat Karya, Pemerintah Siapkan Dana 6 Miliar
Pemerintahan

Program Padat Karya, Pemerintah Siapkan Dana 6 Miliar

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menyiapkan puluhan paket padat karya pada tahun 2021. Sejumlah paket padat karya tersebut disiapkan sebagai salah satu upaya pengentasan kemiskinan di Kulon Progo. Adapun dana yang digelontor untuk padat karya tahun ini mencapai sekitar Rp 6 miliar.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulon Progo, Nurwahyudi mengatakan, tahun ini pihaknya menyiapkan 53 paket padat karya. Adapun pelaksanaannya akan dilakukan di 11 kapanewon di Kulon Progo.

"Bentuk proyeknya mulai dari pengecoran jalan, pembangunan talut dan penyediaan saluran drainase," kata Nurwahyudi, Jumat (26/02/2021).

Program padat karya ini, lanjut Nurwahyudi, bakal diprioritaskan bagi warga sekitar pelaksanaan proyek yang terdampak pandemi Covid-19. Sehingga nanti sistem pengupahannya akan diserahkan kepada masing-masing kelompok masyarakat pelaksana pengerjaan. 

Lebih lanjut, Nur menjelaskan bahwa sistem pelaksanaan program padat karya di 11 kapanewon ini dilakukan dengan sistem pembagian. Yakni 50 persen untuk pembelian material dan 50 persen untuk upah pekerja.

"Masyarakat yang masuk kategori miskin dengan kondisi setengah menganggur dan menganggur diharapkan bisa te-rekrut melalui program ini," imbuh Nurwahyudi.

Adapun dana yang digelontor untuk program ini bersumber dari Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) Kulon Progo dan APBD DIY tahun anggaran 2021. Sebanyak 41 proyek bersumber dari APBD Kulon Progo dengan pagu Rp 100 juta setiap paketnya serta 12 proyek bersumber dadi APBD DIY dengan pagu Rp 160 juta setiap paketnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kulon Progo, Fajar Gegana menyatakan bahwa pandemi Covid-19 merupakan penyebab utama kenaikan angka kemiskinan di Kulon Progo. Kondisi tersebut menyebabkan kenaikan angka kemiskinan sebesar satu persen di tahun 2020.

"Angka kemiskinan di tahun 2020 ini naik menjadi 18 persen dimana tahun 2019 adalah 17 persen. Diharapkan pada tahun 2021 ini angka kemiskinan di kabupaten Kulon Progo menurun dengan berbagai program yang kami siapkan, termasuk padat karya," ungkap Fajar.