Ibadah Misa, Dewan Paroki Minta Jemaah Tak Berpenampilan Mencolok
Sosial

Ibadah Misa, Dewan Paroki Minta Jemaah Tak Berpenampilan Mencolok

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Dewan Paroki Gereja Katolik Bunda Maria Penasihat Baik di Kapanewon Wates mengimbau jemaahnya yang akan mengikuti ibadah Paskah pada Jumat (02/04/2021) untuk tak berpenampilan mencolok. Termasuk tidak membawa ransel besar serta jaket besar yang menarik kecurigaan.

Sekretaris Dewan Paroki Gereja Katolik Maria Bunda Penasihat Baik, Kapanewon Wates, Natalia Windarto, mengatakan upaya pembatasan jamaah dalam rangka mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19 saat dilakukannya ibadah paskah. Antisipasi ini juga tindak lanjut atas aksi terorisme yang terjadi baik di Makassar maupun Mabes Polri Jakarta.

"Ada pembatasan dari 19 lingkungan. Kami bagi dua. Satu lingkungan ada sekitar 9 sampai 10 jemaat. Ada dua jam ibadah jam 17.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB malam. Kuota gereja menjadi sekitar 400 orang dari kapasitas 900 jemaah. Total jemaat kami sekitar 2.500 orang," ujar Natalia pada Jumat (02/04/2021).

Upaya pengetatan keamanan, kata Natalia, juga dilakukan oleh personel gabungan dari TNI, Polri dan sejumlah instansi terkait. Bahkan keamanan dibuat secara berlapis, dengan jumlah tiga lapis keamanan. Pada masing-masing lapisan keamanan, bakal ada pemeriksaan barang-barang bawan jemaah. 

"Diimbau umat tidak membawa tas punggung atau tas besar dan memakai jaket yang berlebihan. Kalau ada jemaat yang terpaksa membawa barang-barang semacam itu nanti akan kami minta untuk dititipkan di ruang security dan tidak boleh dibawa masuk," kata Natalia.