Selama Sebulan, Polisi Ungkap Tiga Kasus Peredaran Obat-obatan Terlarang
Peristiwa

Selama Sebulan, Polisi Ungkap Tiga Kasus Peredaran Obat-obatan Terlarang

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Jajaran Satres Narkoba Polres Kulon Progo berhasil mengungkap tiga kasus peredaran obat-obatan terlarang sejak Februari hingga Maret 2021 kemarin. Setidaknya ada enam pelaku yang berhasil diamankan dari ungkap kasus ini.

KBO Satres Narkoba Polres Kulon Progo, Iptu Jatmika Tri Kuncara mengatakan bila pengungkapan pertama dilakukan pada Rabu (07/04) lalu. Polisi berhasil menciruk TF (18), warga Kapanewon Nanggulan. Dari pemeriksaan TF yang mengedarkan pil sapinatau Yarindo di wilayah Nanggulan, polisi berhasil mengamankan MIH (20), warga Godean, Sleman.

Kita kembangkan lagi dan diketahui MIH mendapat barang haram dari APH (19) warga Godean. APH mengaku mendapat barang dari ARD (25) warga Yogya, jelas Jatmika, Kamis (08/04/2021).

Dalam ungkap kasus ini, lanjut Jatmika, pihaknya berhasil menyita 103 butir pil Yarindo. Polisi juga menyita barang bukti lainnya alat kominikasi masing-masing pelaku ketika bertransaksi. 

Adapun untuk kasus kedua, polisi berhasil mengamankan AD (28) warga Samigaluh di wilayah Kapanewon Samigaluh dengan barang bukti 211 butir pil sapi. AD mengaku memperoleh barang dari seseorang yang saat ini masih buron dan sudah diketahui identitasnya.

Sedangkan pada ungkap kasus ketiga, petugas berhasil mengamankan tersangka SR (23) warga Wates dengan barang bukti 11 butir pil Merci Trihexyphenidyl. SR merupakan residivis dalam perkara yang sama.

Meski barang bukti yang diamankan dari tersangka SR sangat sedikit, namun peredaran di Kulonprogo sangat masif. Dalam perkara ini, kami benar-benar konsentrasi penuh untuk pengungkapan dan penanganannya untuk dapat dikembangkan ke jaringan lebih besar diatasnya,” terangnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 196 Undang-undang RI nomor 36 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.