Ribuan Nakes di Kulon Progo Telah Dapat Vaksin Dosis Ketiga
Peristiwa

Ribuan Nakes di Kulon Progo Telah Dapat Vaksin Dosis Ketiga

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Upaya pemberian vaksin dosis ketiga atau booster bagi tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Kulon Progo telah dilakukan. Hingga Rabu (15/09/2021) kemarin, setidaknya 78,80 persen dari total 4.621 nakes penerima dua dosis vaksin telah me dapatkan vaksin booster jenis Moderna.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan bila ada 2.260 nakes di Kulon Progo telah menerima vaksin dosis ketiga. Proses pemberian vaksin dosis ketiga memang dinilai agak lama lantaran pelaksanaannya harus dilakukan secara bertahap.

"Karena KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi) dari vaksin Moderna ini terbilang parah, maka vaksinasi harus dilakukan secara bertahap," kata Baning, Kamis (16/09/2021).

Pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga secara bertahap dilakukan untuk menjaga ketersediaan SDM nakes di seluruh fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) di Kulon Progo. Dengan KIPI vaksin Moderna yang cukup tinggi, pihaknya memang tak berani ambil risiko apabila nakes justru tumbang. 

Diakui Baning, dalam beberapa waktu terakhir pihaknya memang terkendala ketersediaan lemari pendingin yang dikhususkan untuk menyimpan vaksin jenis Moderna. Sehingga oleh Dinas Kesehatan Kulon Progo dilakukan upaya modifikasi lemari-lemari pendingin yang sudah ada.

"Beberapa lemari pendingin milik Dinkes Kulon Progo sudah kami modifikasi, sehingga telah memiliki kemampuan untuk menyimpan vaksin Moderna," katanya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kulon Progo, Fajar Gegana menyatakan bahwa kabupaten Kulon Progo mendapat alokasi sebanyak 3.000 dosis vaksin Moderna dari pemerintah provinsi. Jumlah vaksin tersebut akan diprioritaskan kepada tenaga kesehatan terlebih dahulu.

Dalam penyuntikannya pun, ia telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kulon Progo agar bisa dilakukan secara bertahap dan tidak secara serentak. Hal itu untuk menjaga stabilitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Sebagaimana kita ketahui KIPI dari Moderna ini bisa dirasakan berhari-hari, sehingga kami minta agar vaksinasinya dilakukan secara bertahap," ujar Fajar.