Mahar Tak Dikembalikan Mesti Gagal Nikah, Pemuda Asal Kalibawang Merasa Ditipu
Hukum & Kriminal

Mahar Tak Dikembalikan Mesti Gagal Nikah, Pemuda Asal Kalibawang Merasa Ditipu

Kalibawang,(kulonprogo.sorot.co)--Lantaran merasa ditipu usai gagal menikah dan mahar pernikahan tak kunjung dikembalikan, seorang pemuda asal Kapanewon Kalibawang melaporkan seorang wanita yang urung jadi pengantinnya. Padahal, usai membatalkan pernikahan, pihak yang dilaporkan telah berjanji bakal segera mengembalikan mahar tersebut.

Kasubbag Humas Polres Kulon Progo, Iptu Nengah Jeffry mengatakan bahwa pelapor perkara itu yakni Antonius Dwiky Vernanda (26). Ia merupakan anak seorang anggota Polri bernama Tukijan (58), warga Kalurahan Banjarharjo, Kapanewon Kalibawang.

Antonius sebagai pelapor dan ayahnya sebagai korban dalam laporan yang disampaikan kepada pihak kepolisian.

Adapun yang dillaporkan oleh Antonius ialah Yuliana Sri Sumarni (49), warga Kalurahan Banjarasri, Kapanewon Kalibawang. Yuliana dilaporkan dengan dugaan tindak pidana penipuan.

Prahara ini bermula ketika 24 Februari 2018 lalu datang ke rumah terlapor untuk melamar anak terlapor. Dalam agenda tersebut korban memberikan mahar berupa uang tunai, perhiasan dan perlengkapan pernikahan senilai Rp 19 juta.

Namun pada 19 Agustus 2020, lanjut Jeffry, diketahui Yuliana justru menikahkan anaknya dengan orang lain tanpa memberitahu korban dan keluarganya. Karena hal tersebut Tukijan dan Antonius pun meminta agar mahar pernikahan bisa dikembalikan.

"Namun hingga korban melapor, pihak terlapor tidak ada itikad baik mengembalikan uang atau mahar pernikahan tersebut kepada korban. Kejadian tersebut pun akhirnya dilaporkan ke polisi," ujar Jeffry dalam keterangannya, Kamis (16/09/2021).

Atas kejadian tersebut diketahui korban menglami kerugian hingga Rp 19,4 juta. Terdiri dari uang tunai sebesar Rp 10 juta, perhiasan emas seharga Rp 7,4 juta dan perlengkapan nikah lainnya dalam paket seserahan senilai Rp 2 juta. 

Terkait dengan upaya tindakan polisi atas kasus itu, Jeffry menyatakan bahwa untuk saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan penipuan tersebut. Petugas polisi kini tengah melakukan pemeriksaan saksi, melengkapi administrasi penyidikan dan menggelar gelar perkara.

"Untuk saat ini, kasus tersebut tengah masuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.