Tipu Puluhan Bidan, Janda Sales Susu Dibui
Hukum & Kriminal

Tipu Puluhan Bidan, Janda Sales Susu Dibui

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Seorang janda dua anak berinisial DS (31), warga Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul harus berurusan dengan Kepolisian Resor Kulon Progo. Wanita yang bekerja tenaga pemasaran produk susu bayi ini menipu puluhan bidan di Kulon Progo dan sejumlah wilayah lainnya.

Kapolres Kulon Progo, AKBP Muharomah Fajarini menyebut bila aksi penipuan ini terungkap setelah salah seorang korban asal Kalurahan Demangrejo, Kapanewon Sentolo melaporkan pelaku kepada Polsek Sentolo. Pelapor mengaku telah menghabiskan uang senilai Rp 14 juta lantaran termakan iming-iming pelaku.

Adapun modus yang digunakan oleh pelaku yakni menawarkan undian paket umroh dan liburan gratis setiap membeli paket susu seharga Rp 7 juta. Adapun sasaran aksi pelaku ini mayoritas adalah para bidan, yang juga pangsa pasar produk susu hasil perusahaan tempatnya bekerja.

"Uang dari para korban ini digunakan pelaku untuk kepentingan pribadi dan memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Fajarini dalam jumpa pers di Mapolres Kulon Progo, Jumat (17/09/2021).

Sebenarnya, imbuh Fajarini, perusahaan tempat pelaku bekerja memang mempunyai program memberikan paket umroh dan liburan gratis bagi para konsumennya. Namun mekanismenya ialah dengan membeli produk susu senilai Rp 3,5 juta setiap bulan berturut-turut selama dua tahun. 

Dari tangan DS, polisi berhasil mengamankan barang bukti surat perjanjian dengan tanda tangan di atas meterai yang merupakan bukti pembelian produk susu dari pelaku. Sementara untuk uang hasil kejahatan telah dihabiskan pelaku untuk kebutuhan pribadinya.

Hingga saat ini baru ada delapan korban yang sudah melapor kepada pihak kepolisian. Empat korban di antaranya merupakan warga Lendah, dua warga Pengasih, satu korban dari Sentolo dan satu orang lagi dari Nanggulan.

Fajarini menyebut, kemungkinan korban atas akai pelaku tersebut masih banyak yang belum melapor karena korban juga beroperasi hingga wilayah Purworejo, Jawa Tengah. Sehingga ia meminta kepada masyarakat yang merasa menjadi korban DS agar segera melapor.

Sementara DS, ketika dimintai keterangan mengaku sudah empat tahun bekerja sebagai sales produk susu kehamilan. Ia memanfaatkan program dari perusahaan tempatnya bekerja untuk mengelabuhi para korban.

Pelaku mengaku terpaksa melakukan penipuan karena terlilit hutang yang cukup besar. Sehingga dia terpaksa melakukan gali lubang tutup lubang pembayaran hutangdengan uang hasil kejahatannya.

"Untuk program kantor memang benar ada dan ada yang sudah berangkat, tetapi uang hasil penjualan susu dari para korban ada yang saya pakai untuk membayar hutang," ujar DS.