Beraksi di Tiga Kantor Pos, Warga Jawa Barat Rusak Brankas Gasak Uang BLT
Hukum & Kriminal

Beraksi di Tiga Kantor Pos, Warga Jawa Barat Rusak Brankas Gasak Uang BLT

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co) - Jajaran Kepolisian Resor Kulon Progo mengamankan lelaki berinisial MA (23), warga Sukabumi, Jawa Barat, karena menjadi salah satu dalang aksi pencurian di kantor pos di Kulon Progo. Petugas saat ini masih memburu satu pelaku lagi YY (28)

Kapolres Kulon Progo, AKBP Muharomah Fajarini mengatakan penangkapan ini berawal dari laporan percobaan pencurian dan perusakan barang di Kantor Pos Panjatan yang ada di wilayah Kalurahan Gotakan, Jumat (17/5/2022). Di kantor pos itu pelaku membuka brankas dengan gerindra namun kosong. Diduga pelaku mengimcar uang untuk bantuan langsung tunai (BLT) yang disalurkan oleh kamtor pos.

Kedua pelaku masuk melalui eternit kemudian turun ke gudang. Mereka membuka brankas dengan gerindra,'' katanya, Selasa (21/06/2022).

Hasil penyelidikan identitas pelaku terungkap, setelah kemasan air mineral gelasan di lokasi kejadian. Dari gelas plastik itu, ditemukan sidik jari milik pelaku. 

" Di kemasan air mineral gelasan itu kami cek dan ternyata ada sidik jari pelaku. Kemudian pelaku kami amankan. Sedangkan seorang pelaku lainnya masih buron," jelasnya.

Petugas masih mengembangkan kasus ini. Sebab dari pemeriksaan mereka datang dari Jawa Barat ke Yogyakarta untuk berwisata dan menginap di salah satu hotel di Yogyakarta serta mengontrak rumah di wilayah Bantul. Kemudian memiliki ide untuk melakukan pencurian di kantor pos dan mulai menyusun rencana.

" Berdasarkan keterangan pelaku, mereka melakukan aksi pencurian di tiga tempat. Dua tempat di Kulon Progo, satu tempat di Bantul,"  terangnya.

Pelaku dalam kasus ini dijerat Pasal 363 KUHP tentang percobaan pencurian dan pengrusakan juncto Pasal 50 KUHP dengan ancaman hukuman sepertiga dari masa hukuman sembilan tahun penjara atau Pasal 406 KUHP dengan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan penjara.

Pelaku mengaku nekat melakukan pencurian lantaran ingin segera melunasi cicilan sepeda motor. Aksi pencurian itu dilakukannya di Kantor Pos Kokap, Kantor Pos Panjatan dan Kantor Pos Sedayu, Kabupaten Bantul pada bulan yang sama.

" Di Panjatan tidak dapat apa-apa, di Kokap dapat Rp 5 juta, dan di Bantul dapat Rp 10 juta. Baru kali ini melakukan pencurian di kantor pos,"  akunya.