Bantu Proses Evakuasi Korban Lion Air, PMI DIY Kirim Personil ke Jakarta
Sosial

Bantu Proses Evakuasi Korban Lion Air, PMI DIY Kirim Personil ke Jakarta

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Markas Palang Merah Indonesia (PMI) DIY mengirimkan 5 orang relawan dan 2 unit mobil ambulan untuk turut dalam proses evakuasi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Lima orang relawan tersebut berangkat pada Jumat (02/11) petang.

Sebelum berangkat, kelima relawan terlebih dahulu melakukan doa bersama dengan relawan lainnya di Markas PMI Kulon Progo. Suasana nampak khidmat ketika seluruh relawan yang ada di halaman Markas PMI Kulon Progo memanjatkan doa untuk kelancaran proses evakuasi serta doa bagi seluruh korban pesawat yang sedianya hendak menuju Pangkal Pinang tersebut.

Bagian Administrasi Markas PMI DIY, Randy Satrio Pratama mengungkapkan bahwa pihaknya juga menjalin komunikasi dengan Markas PMI DKI Jakarta. Rencananya, kelima relawan dan dua armada ambulan tersebut bakal diperbantukan untuk melakukan evakuasi korban di Dermaga JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priuk.

"Tadi kita sudah koordinasi dengan PMI DKI. Mereka meminta agar kami mengirimkan personil dan armada. Setelah tiba di Jakarta, kami akan koordinasi lagi," ungkap Randy di Markas PMI Kulon Progo sebelum pemberangkatan.

Adapun kelima relawan yang dikirim terdiri dari 1 orang relawan PMI Kulon Progo, 1 orang relawan PMI DIY, 1 orang relawan PMI Gunungkidul, serta 2 orang relawan PMI Sleman. Sedangkan armada yang digunakan merupakan armada milik PMI Kulon Progo dan PMI Sleman. 

"Kita ditugaskan sejak tanggal 2 hingga 7 November mendatang. Kemungkinan kita diminta berangkat karena bangkai pesawat sudah ditemukan, dan akan banyak korban yang diharapkan bisa segera ditemukan," sambung dia.

Sementara itu, Humas PMI Kulon Progo, Wisnu Rangga mengungkapkan bahwa sebelum diberangkatkan, seluruh relawan telah menjalani tes kesehatan terlebih dahulu. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan konfisi fisik masing-masing relawan benar-benar siap sebelum terjun ke area evakuasi.

"Semuanya sudah menjalani tes kesehatan dan semuanya siap. Termasuk relawan dari Kulon Progo yaitu Mas Wahyu Nugroho alias Gendon," katanya.