Antisipasi Ganguan Produksi Padi, Proyek Penunjang Intake Kalibawang Dikebut
Pemerintahan

Antisipasi Ganguan Produksi Padi, Proyek Penunjang Intake Kalibawang Dikebut

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Kulon Progo dan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) tengah mengkebut 8 proyek penunjang proses rehabilitasi intake atau saluran irigasi Kalibawang.

Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi gangguan produksi padi di Kulon Progo pasca ditutupnya intake Kalibawang pada akhir 2018 lalu.

Kasi Konservasi Sumber Daya Air DPUPKP Kulon Progo, Kuntarso mengungkapkan bahwa delapan proyek itu yakni pelaksanaan saluran tersier, saluran Drainase Gendong, rehab jembatan Bendung Pekik Jamal, pembangunan jembatan operasional di atas Bendung Papah, rehabilitasi jalan inspeksi, pembangunan terowong satu unit di aluran Sekolan Donomulyo Kanan, saluran Sekolan Monggang dan nornalisasi saluran tanah di Donomulyo.

"Maka dari itu kami akan melakukan percepatan untuk delapan proyek ini agar tidak mengganggu produksi padi," kata Kuntarso, Minggu (03/02/2019).

Proyek tersebut, kata Kuntarso, telah digarap sejak Bulan Januari kemarin. Pihaknya berharap kedelapan proyek tersebut bisa selesai dalam waktu dekat ini. Anak irigasi dari intake Kalibawang rencannya juga bakal direhabilitasi. Dengan catatan dana yang ada tidak melampaui Pagu. 

"Memang ada usulan dan pihak terkait (merehabilitasi anak irigasi), selama tidak melampaui Pagu tentu bisa saja dilakukan," ucapnya.