Dana Tali Asih Mulai Ditransfer ke Rekening Warga
Pemerintahan

Dana Tali Asih Mulai Ditransfer ke Rekening Warga

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY selaku rekanan untuk penyaluran dana tali asih bagi warga eks penggarap lahan Paku Alam Ground (PAG) mulai mentransfer dana tali asih. Penyaluran dana ke rekening masing-masing warga mulai dilakukan pada Rabu (13/02/2019).

Kepala BPD DIY Kancab Wates, Didit Respati Setiadi berujar bahwa proses pencairan dana tali asih ini melalui beberapa tahapan. Diantaranya membuat rekening BPD DIY yang kemudian dikumpulkan di BPD cabang Temon. Kemudian secara bertahap pihaknya mengumpulkan warga di masing-masing desa untuk melakukan verifikasi data penerima.

Dalam verifikasi ini, BPD menggandeng pemerintah desa terkait untuk memastikan bahwa yang menerima itu benar-benar warga penggarap lahan PAG yang terdampak pembangunan NYIA. Setelah itu buku tabungan diserahkan kepada warga, sekaligus sebagai penanda tahap pencairan telah usai.

"Setelah transefer selesai semuanya, proses selanjutnya adalah pembagian buku rekening kepada warga," ungkap Didit, Rabu (13/02/2019).

Proses transer, kata Didit, tak bisa dilakukan dalam sehari saja. Pasalnya, terdapat 800-an warga penggarap PAG yang bakal menerima dana tali asih dengan total nominal senilai Rp 25 miliar. Pihaknya mentargetkan, proses transfer bisa dilakukan dalam waktu sepekan. 

"Semoga Jumat besok bisa selesai. Warga penerima wajib mengambil langsung buku tabungan tersebut, atau diwakilkan dengan membawa surat kuasa," sambung Didit.

Sementara itu, Penghageng Kawedanan Keprajan Puro Pakualaman, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Suryo Adinegoro atau Bayudono, yang datang sebagi saksi dalam pembacaan berita acara penyerahan dana tali asih di BPD DIY Kancab Wates, berharap agar warga bisa memanfaatkan dana tali asih sebijak mungkin. Semisal digunakan sebagai modal usaha dan tidak digunakan untuk hal yang bersifat konsumtif.

Ditanya soal lamanya penyerahan dana tali asih, Bayudono menyebut bahwa hal tersebut bukanlah sebuah keterlambatan. Ia berdalih bahwa jumlah dana tali asih yang bakal diberikan bukanlah jumlah yang sedikit.

"Angka 25 miliar itu tidak sedikit lho. Jadi adanya baru sekarang ya kami bayarkan sekarang," terang dia.