Diduga Cabuli Gadis Belia, Pemuda Kalibawang Dicokok Polisi
Hukum & Kriminal

Diduga Cabuli Gadis Belia, Pemuda Kalibawang Dicokok Polisi

Mungkid,(kulonprogo.sorot.co)--Al (23) pemuda Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, DIY harus berurusan dengan pihak Kepolisian Polres Magelang. Ia mencoba melakukan tindak pencabulan kepada seorang gadis berusia 18 tahun berinisial EF (18) warga Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.

Kronologi kejadian bermula pada hari Rabu (27/2/2019) lalu sekitar pukul 15.00 WIB. Pelaku mengajak korban untuk pergi dan menjemput korban di rumahnya pada pukul 21.30 WIB dengan mengendarai sepeda motor. Kemudian pelaku bersama korban pergi menuju ke arah Kota Magelang.

Namun demikian di tengah-tengah perjalanan, lebih tepatnya di daerah Ponggol, Muntilan, pelaku berhenti di sebuah warung kopi untuk membeli minuman keras. Setelah itu, keduanya pun pergi ke tempat karaoke untuk menyanyi. Saat itu korban juga disuruh untuk menenggak miras oleh pelaku.

Usai bersenang-senang karaoke hingga pukul 23.00 WIB, keduanya pun pulang. Namun di tengah-tengah perjalanan, pelaku pun berhenti di warung kopi yang sama untuk membeli miras lagi.

Korban sempat meminta untuk diantarkan pulang ke rumahnya, namun pelaku menolak dan malah mengajaknya ke Bendung Ancol, Kecamatan Ngluwar.

"Sesampainya di TKP, korban dipaksa untuk minum miras lagi, namun korban menolak. Dalam keadaan mabuk inilah, pelaku memaksa korban untuk berhubungan badan dengan kekerasan, yakni dengan cara memegang kedua tangan korban, dan merebahkan korban ke tanah," terang Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho dalam rilisnya, Jumat (8/3/2019).

Pada saat itu, lanjut Yudi, korban sempat menangis dan memberontak. Namun pelaku malah mencium bibir korban dan tangan kiri pelaku meraba bagian dada korbannya. Pelaku juga mencoba memasukan jari telunjuk ke dalam alat kelamin korban. 

"Pada saat itu korban tetap memberontak, sehingga pelaku menghentikan perbuatannya dan menghantarkan korban kembali ke rumahnya," jelasnya.

Sesampainya di rumah, korban pun langsung menceritakan kejadian tersebut kepada keluarganya. Atas peristiwa tersebut, pihak keluarga korban pun langsung melapor kepada pihak kepolisian Polsek Ngluwar.

"Dari pengakuan pelaku, ia baru pertama kali melakukan perbuatan tersebut. Pelaku mengaku mengenal korban kurang lebih satu tahun yang lalu melalui media sosial Facebook," katanya.

Saat ini, pelaku beserta seluruh barang buktinya telah diamankan di Polres Magelang. Atas perbuatannya, pelaku akan diancam dengan Pasal 289 KUHP dengan ancaman hukuman selama 9 tahun penjara.