Dua Siswi SMP Mengundurkan Diri Ikut Ujian Nasional
Pendidikan

Dua Siswi SMP Mengundurkan Diri Ikut Ujian Nasional

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Dua siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kulon Progo menyatakan mengundurkan dari kepesertaan Ujian Nasional Bernasis Komputer (UNBK) 2019. Orang tua dari kedua siswi ini telah mengajukan permintaan pengunduran diri kepada pihak sekolah sebelum dilakukan validasi data peserta ujian pada Januari lalu.

Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo, Sumarni menyebut bahwa kedua siswi tersebut bersekolah di salah satu lembaga pendidikan tingkat SMP di Kecamatan Panjatan dan Kalibawang. Keduanya memilih enggan melanjutkan sekolah setelah kejadian tak diinginkan dialami keduanya.

"Keduanya perempuan. Sama-sama tidak mau sekolah lagi setelah ada kedekatan dengan lawan jenis," kata Sumarni usai jumpa media persiapan UNBK di komplek Pemkab Kulon Progo, Kamis (14/03/2019).

Dijelaskan lebih jauh oleh Sumarni, pihak sekolah sebenarnya telah menempuh sejumlah cara untuk membujuk kedua siswi ini agar tetap mau bersekolah. Secara periodik, pihak sekolah melalui guru Bimbingan Konseling (BK) dan kepala sekolah mengunjungi kedua siswi ini sebanyak tiga kali. Namun upaya tersebut tak membuahkan hasil dan melunakkan keinginan kedua siswi ini. 

Usaha yang dilakukan untuk membujuk kedua siswa ini tak sampai di situ saja. Pihak Disdikpora Kulon Progo kemudian mengarahkan kepada orangtua siswi agar nantinya mereka bisa diikutkan dalam pendidikan kesetaraan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

"Program pemerintah kan wajib belajar 12 tahun. Jadi mereka tidak boleh putus sekolah," kata dia.

Sumarni menguraikan, UNBK akan dilaksanakan pada 22 - 25 April mendatang dengan empat mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Adapun jumlah peserta ujian yakni sebanyak 5.964 berasal dari 79 sekolah di Kulon Progo baik negeri maupun swasta. Dari jumlah tersebut, 49 sekolah melaksanakan UNBK secara mandiri, sedangkan 30 sisanya menumpang di sekolah lainnya.

Tiga sekolah menumpang di SMP, satu sekolah menumpang di SMA, tiga sekolah menumpang di MAN dan 23 sekolah menumpang di SMK.