Hasil Simulasi Pencoblosan, Lanjut Usia lebih Lama
Politik

Hasil Simulasi Pencoblosan, Lanjut Usia lebih Lama

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 pada 17 April mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulon Progo menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara, Kamis (04/04/2019).

Pelaksanaan simulasi dilakukan di Gedung Aula Kompleks Taman Budaya Kulon Progo (TBK) Kecamatan Pengasih.

Dalam kegiatan ini, seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kulon Progo. Para anggota PPK dan PPS berperan sebagai pemilih dan menjadi panitia pemilihan di tingkat kecamatan.

"Tahapannya mulai dari pencoblosan, penghitungan suara, hingga pembuatan berita acara. Simulasinya 12 jam, kalau tidak selesai dalam waktu itu, akan ditambah lagi," ungkap Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kulon Progo, Tri Mulatsih, Kamis (04/04/2019).

Setelah melakukan simulasi, para anggota PPK dan PPS bakal diberi bimbingan teknis (bimtek). Sedianya bimtek tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 5 hingga 10 April mendatang. 

Lebih jauh dijelaskan oleh Mulatsih, simulasi ini juga bertujuan untuk mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan pemilih melakukan tahap pencoblosan hingga pencelupan tinta. Hasilnya, bervariatif. Ada pemilih yang hanya memerlukan waktu lima menit. Namun terdapat juga yang lebih lama dari itu.

"Tetapi untuk usia lanjut bisa lebih lama. Karena untuk mencari calon (di surat suara) kan agak sulit," terang Mulatsih.

Pihaknya, kata Mulatsih, juga bakal menjamin pemilih berkebutuhan khusus akan didahulukan. Pihak keluaga juga diperbolehkan untuk mendampingi pemilih berkebutuhan khusus. Template khusus dengan huruf braile juga bakal disediakan bagi pemilih tuna netra di setiap TPS.