Ribuan Calon Pemilih di Kulon Progo Dicoret KPU
Politik

Ribuan Calon Pemilih di Kulon Progo Dicoret KPU

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Sebanyak 1.100 orang calon pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019 dicoret dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo. Pencoretan tersebut lantaran Tidak Memenuhi Syarat (TMS) seperti meninggal dunia, pindah tempat tinggal, berubah status dari sipil menjadi anggota TNI/Polri atau sebaliknya.

Ketua Divisi Perencanaan dan Data Informasi KPU Kulon Progo, Yayan Mulyana mengatakan, hasil pencoretan data pemilih tersebut ditetapkan dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) 3. Kendati demikian, jumlah pemilih yang ditetapkan dalam DPTHP ketiga sama seperti jumlah pemilih pada DPTHP kedua yakni 334.894 yang terdiri dari 172.050 perempuan dan 162.843 laki-laki.

Hal ini lantaran DPT yang tidak memenuhi syarat akan diberi tanda garis atau dicoret dan diberi kode. Dengan demikian, meski ada beberapa nama yang tidak bisa memberikan hak pilihnya saat pencobolasan, namun jumlah total DPT di Kulon Progo tidak akan berubah.

"Nama tetap ada, tetapi hanya disetrip atau dicoret dan diberi kode," katanya, Sabtu (06/04/2019).

Sementara untuk jumlah Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di Kulon Progo sebanyak 695 orang terdiri pemilih laki-laki sebanyak 298 dan pemilih perempuan sebanyak 397. Adapun dari jumlah tersebut tidak ada tambahan pemilih lagi lantaran tidak ada perubahan yang direkomendasikan dari Bawaslu Kulon Progo dari posisi daftar pemilih khusus (DPK) menjadi daftar pemilih tetap (DPT). 

Ketua KPU Kulon Progo Ibah Muthiah mengatakan, berdasarkan surat keputusan KPU Nomor 227 bahwa ada proses peralihan DPK menjadi DPTb supaya warga mendapat hak pilih. Surat suara yang didistribusikan adalah sejumlah DPT dikali 2,5 persen cadangannya.

"Terkaid DPTb, sebenarnya mereka sudah mendapat jatah, tapi di daerah asal. Yang menjadi persoalan, nanti proses migrasi orangnya pindah, tapi surat suaranya tidak pindah," kata dia.