Soal Perusakan Rumah Warga di Sentolo, Begini Kata Kapolres
Peristiwa

Soal Perusakan Rumah Warga di Sentolo, Begini Kata Kapolres

Sentolo,(kulonprogo.sorot.co)--Pasca insiden penyerangan tiga rumah warga di Pedukuhan Malangan, Sentolo, Kecamatan Sentolo pada Minggu (07/04) kemarin, pihak kepolisian akhirnya angkat bicara.

Seperti diberitakan sorot.co sebelumnya, sekelompok massa yang diduga merupakan simpatiasan partai politik melakukan penyerangan rumah warga. Buntutnya, selain merusak tiga rumah warga, dua orang warga juga harus dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka akibat kerusuhan tersebut.

Kapolres Kulon Progo, AKBP Anggara Nasution mengungkapkan bahwa pasca kejadian itu pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pihaknya kini masih melakukan pendalaman atas kasus tersebut.

"Kaca mobil, kaca rumah, pecah. Ada juga motor yang rusak," tutur Anggara, Senin (08/04/2019).

Pihaknya bakal bekerjasama dengan pihak TNI dan sejumlah pihak lainnya untuk bisa mengungkap kasus tersebut. Kapolres mengaku belum bisa memperkirakan total kerugian yang timbul akibat insiden tersebut. 

"Kalau pelaporan hanya dilakukan oleh korban atas nama Sukarjo dan seorang anggota TNI. Sedangkan untuk anggota Panwasdes tidak dilaporkan karena mau dijadikan sebagai temuan Bawaslu RI," sambung Anggara.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. sekelompok orang yang mengendarai sepeda motor secara tiba-tiba menyerang rumah milik Sukarjo, Sindang Prastowo dan Serka Setyo Budi Haryanto.

Kaca ketiga rumah tersebut pecah pada sejumlah bagian. Sejumlah kendaraan seperti mobil dan sepeda motor tak lepas dari sasaran massa.

Selain itu, Serka Setyo dan seorang anggota Panitia Pengawas (Panwas) Desa Sentolo bernama Janarka harus dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka. Keduanya mengalami luka robek pada kepala bagian belakang akibat menjadi sasaran amuk massa kala itu.