Adu Banteng Titan VS Beat, Dua Pemotor Tewas, Satu Luka Ringan
Peristiwa

Adu Banteng Titan VS Beat, Dua Pemotor Tewas, Satu Luka Ringan

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Mandung, Desa Pengasih, Kecamatan Pengasih pada Selasa (09/04/2019) malam. Kecelakaan adu banteng ini menyebabkan nyawa dua orang pengendara motor yang masih berstatus pelajar melayang lantaran mengalami luka parah.

Kepala Unit Laka Lantas Satlantas Polres Kulon Progo, Iptu Agus Kusnendar ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Peristiwa nahas tersebut melibatkan satu unit sepeda motor bebek Suzuki Titan dengan nopol B 6172 SQW dengan satu unit sepeda motor skuter metik (skutik) Honda Beat dengan nopol AB 6628 PL.

Sepeda motor skutik yang dikendarai oleh Fredy Firmansyah (14), warga Pedukuhan Paingan, Sendangsari, Kecamatan Pengasih berboncengan bersama kawannya, Ismail Andriokva (15), warga Pedukuhan Bandung, Donomulyo, Kecamatan Nanggulan. Fredy memacu kendaraannya dengan kecepatan cukup tinggi dari arah arah utara ke selatan.

"Ketika melaju dengan kecepatan tinggi, pengendara Honda Beat berusaha menghindari lubang di tengah jalan di jembatan dekat Taman Binangun," ungkap Agus ketika dikonfirmasi sorot.co pada Rabu (10/04/2019) pagi.

Ketika hendak menghindari lubang jalan, dari arah berlawanan, melaju sepeda motor bebek yang dikendarai oleh Alfian Nur Cahya (17), warga Pedukuhan Serang, Sendangsari, Kecamatan Pengasih. Alfian mencoba menghindari laju kendaraan dari arah berlawanan dengan merubah arah motornya ke kanan. 

"Tapi pengendara Honda Beat justru kembali merubah arah kendaraannya ke kiri. Sehingga tabrakan tak bisa terhindarkan akibat jarak yang sudah dekat," sambung Agus.

Sempat mendapatkan perawatan di RSUD Wates, kedua pengendara motor, Alfian dan Fredy dinyatakan tewas. Alfian tewas akibat luka robek pelipis kiri, robek siku kanan, robek lutut kiri, robek paha kiri, lecet paha kanan, pendarahan telinga dan cidera kepala berat (CKB).

Sementara Fredy mengalami luka yang cukup parah, hematum pipi kiri, patah pergelangan tangan kanan, patah terbuka ibu jari tangan kanan, patah paha kanan, robek lutut kanan, patah tulang hidung pendarahan telinga, hidung dan mulut.

Sementara pembonceng sepeda motor skutik berhasil selamat dari kecelakaan maut tersebut. Ismail hanya menderita luka robek bibir kiri, dua gigi tanggal dan lecet-lecet. Saat ini dirinya masih dirawat di RSUD Wates.

"Kejadian ini kami tangani dan masih kami dalami. Untuk bangkai dua sepeda motor sudah dibawa ke Mapolres Kulon Progo untuk dijadikan barang bukti," pungkas Agus.