KPU Gelar PSU, Ratusan Warga di 2 TPS Nyoblos Lagi
Politik

KPU Gelar PSU, Ratusan Warga di 2 TPS Nyoblos Lagi

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kulon Progo melakukan pemungutan suara ulang (PSU), Minggu (21/04/2019). Kedua TPS tersebut ialah TPS 31 Wates di Wonosidi Lor, Kelurahan/Kecamatan Wates dan di TPS 02 Margosari di Pedukuhan Miri, Margosari, Kecamatan Pengasih.

Di TPS 31 Wates, PSU dilakukan untuk memilih presiden dan wakil presiden dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 274 orang. Sedangkan di TPS 02, PSU dilakukan untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kulon Progo dengan jumlah DPT sebanyak 289 orang.

Komisioner KPU Kulon Progo, Tri Mulatsih mengungkapkan, PSU di kedua TPS dilakukan setelah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kulon Progo memberikan rekomendasi berdasarkan proses pemungutan suara pada Rabu (17/04).

"Ada rekomendasi dari Bawaslu untuk melakukan PSU. Di TPS 31 ini, PSU dilakukan karena kemarin ada kelalaian dari KPPS (Kelompok Panitia Pemungutan Suara) yang memberikan surat suara presiden dan wakil presiden kepada warga Papua yang tidak terdaftar dalam DPTb (Daftar Pemilih Tambahan)," ungkap Mulatsih, Minggu (21/04/2019) ditemui di TPS 31 Wates.

Sementara itu, di TPS 02 Margosari, PSU terpaksa dilakukan lantaran KPPS ketika pemungutan suara pertama memberikan lima jenis surat suara kepada empat warga dari daftar DPTb. Semestinya, KPPS hanya memberikan empat jenis surat suara lantaran warga dari daftar DPTb hanya pindah memilih. 

Ketua Bawaslu Kulon Progo, Ria Harlinawati mengungkapkan, selain menemukan kesalahan dalam proses pemungutan suara yang menjadi landasan pembuatan rekomendasi PSU, pihaknya juga menemukan hal lain. Di antaranya surat suara DPRD Provinsi yang tertukar dengan dapil lain di 2 TPS.

"Kemarin ada 2 TPS yang surat suaranya tertukar. Ada di Wates dan Sentolo. Yang di Sentolo berhasil dicegah, sedangkan yang di Wates beberapa sudah tercoblos, kemudian berdasarkan SE KPU, suara sah dimasukkan ke suara partai politik," kata Ria.

Salah seorang warga yang menggunakan hak suaranya kembali di TPS 31 Wates, Suharno (60) berharap kelalaian yang dilakukan oleh pelaksana pemilu kali ini bisa menjadi bahan evaluasi. Bahkan ia rela datang dari Kota Yogyakarta hanya untuk mencoblos kembali.

"Semoga saja bisa jadi evaluasi. Selain untuk mencoblos, saya ke Kulon Progo juga ada acara, tapi terpaksa mundur karena ada PSU ini," kata dia.