Hari Kedua Lebaran, Puluhan Ribu Kendaraan Melintas di Jalur Utama
Peristiwa

Hari Kedua Lebaran, Puluhan Ribu Kendaraan Melintas di Jalur Utama

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Puluhan ribu kendaraan tercatat melintas di ruas jalur utama Jalan Jogja-Wates sejak Kamis (06/06/2019) dini hari hingga sore, atau pada lebaran hari kedua. Kendaraan dari arah timur menuju barat kini mulai mendominasi.

Berdasarkan data dari Posko Pantau Lebaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kulon Progo, di Tambak, Desa Triharjo, Kecamatan Wates, 41.166 kendaraan melintas hingga pukul 16.00 sore tadi. Mobil pribadi dan mobil barang mendominasi dengan jumlah mencapai 22.701 unit.

Sementara jumlah sepeda motor yang melintas di ruas jalur utama sebanyak 17.755 unit. Sedangkan bus antar kota antar provinsi (AKAP) sebanyak 606 unit dan bus antar kota dalam provinsi sebanyak 104 unit.

Petugas jaga Posko Pantau Lebaran Dishub Kulon Progo, Agus Supriyanto mengungkapkan bila saat ini diperkirakan sebagian pemudik mulai kembali ke tempat mereka merantau. Pasalnya, sejumlah kendaraan dengan nomor polisi dari daerah barat, semisal Jakarta dan Bandung mulai melintas dari arah timur.

"Trennya, sekarang kendaraan banyak dari arah timur menuju barat," ungkap Agus, Kamis (06/06/2019) sore.

Selain banyaknya pemudik yang mulai kembali ke tempat rantau, sejumlah pemudik yang berlibur ke Pantai Glagah dan berkunjung ke rumah sanak kerabat. Hal ini mengakibatkan volume kendaraan meningkat tajam ketimbang lebaran hari pertama. Saat lebaran hari pertama, tercatat 38.827 kendaraan melintas baik dari arah barat maupun timur. 

Penumpukan volume kendaraan juga sempat terjadi di simpang tiga Brosot, Kecamatan Galur. Petugas terpaksa menerapkan rekayasa arus lalu-lintas belok kiri jalan terus bagi kendaraan dari arah Bantul atau timur.

Pihak Dishub Kulon Progo, lanjut Agus, memperkirakan puncak arus balik bakal terjadi pada H+2 atau pada 8 Juni mendatang. Pasalnya, masa libur lebaran tahun ini bakal berakhir pada 10 Juni mendatang.

"Para pemudik ini biasanya sudah memperkirakan waktu tempuhnya. Takut bila terjadi macet," katanya.