Jutaan Ekor Ikan Nila Mati, Diduga Akibat Limbah Tambak Udang
Peristiwa

Jutaan Ekor Ikan Nila Mati, Diduga Akibat Limbah Tambak Udang

Galur,(kulonprogo.sorot.co)--Jutaan ekor ikan nila di salah satu laguna Pantai Trisik di Desa Banaran, Kecamatan Galur mati mendadak. Kematian jutaan ekor ikan nila ini diduga lantaran amonia dari limbah tambak udang yang masuk ke laguna.

Jutaan ikan nila ini merupakan hasil budidaya Kelompok Bandeng Jaya. Setidaknya sekitar satu ton ikan nila mati dan mengambang ke permukaan laguna sejak Jumat (07/06) kemarin.

Hingga saat ini, bangkai ikan nila yang masih mengambang belum dibuang oleh kelompok budidaya ikan setempat. Imbasnya, bau busuk yang menyengat mengganggu warga sekitar bila angin kencang berhembus.

"Sudah sejak Jumat ikan mulai nampak ke permukaan. Terus ketika hari Sabtu jumlah yang mati makin banyak," ungkap salah seorang anggota Kelompok Bandeng Jaya, Ngadisan pada Senin (10/06/2019).

Ngadisan menyebut, akibat peristiwa ini pihaknya merugi hingga belasan juta rupiah. Pasalnya, ketika lebaran permintaan ikan nila meningkat tajam. Setiap satu kilogram ikan nila berisi 5 – 6 ekor ikan bisa dijual dengan harga Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu. 

Dalam waktu dekat ini, anggota kelompok Bandeng Jaya bakal segera menimbun jutaan ekor bangkai ikan nila tersebut. Satu unit alat berat bakal dikerahkan untuk mengeruk dasar laguna yang saat ini surut dan mengubur bangkai ikan nila.

"Secepatnya akan dikubur. Setiap memasuki musim kemarau pasti ada ikan yang mati. Tapi tahun ini paling parah," pungkas Ngadisan.