Warga Minta Pemerintah Turun Tangan Atasi Permasalahan Limbah Tambak Udang
Pemerintahan

Warga Minta Pemerintah Turun Tangan Atasi Permasalahan Limbah Tambak Udang

Galur,(kulonprogo.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Kulon Progo diminta segera turun tangan mengatasi permasalahan limbah tambak udang di Trisik, Kecamatan Galur. Hal ini mengingat, belum adanya sistem pengolahan limbah yang baik yang berisiko merusak ekosistem lingkungan dan sejumlah budidaya lainnya yang dilakukan masyarakat setempat.

Salah satu bentuk nyata akibat tak adanya pengolahan limbah yang baik ialah matinya jutaan ekor ikan nila hitam siap konsumsi di laguna Pantai Trisik sejak Jumat (07/06) lalu. Imbas dari kejadian ini, bau busuk bangkai ikan nila membuat warga terganggu. Para anggota kelompok budidaya ikan nila pun harus mengalami kerugian mencapai jutaan rupiah.

Salah seorang tokoh masyarakat, Priyo Santoso mengungkapkan bila warga telah mengusulkan kepada instansi terkait yakni Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo untuk membuatkan tempat pengolahan limbah. Pasalnya, saat ini para petambak udang masih membuang limbah tambak ke laguna.

"Untuk kawasan yang dijadikan sebagai peruntukkan tambak udang, harusnya dibarengi dengan pengolahan limbah yang baik," ungkap Priyo, Selasa (11/06/2019).

Priyo yang juga anggota DPRD Kulon Progo Fraksi PAN ini juga telah berkoordinasi dengan jajarannya untuk mengawal permasalahan tersebut. Ia dan masyarakat ingin, aktivitas pertambakan, budidaya ikan dan kawasan wisata bisa berjalan seiring tanpa adanya gangguan satu sama lain. 

Hal itu muncul lantaran bau menyengat bangkai ikan nila juga mengganggu para pelancong yang tengah berlibur di Pantai Trisik. Alhasil, angka kunjungan di destinasi ini pun mengalami penurunan.

"Karena bau bangkai yang menyengat sampai kawasan wisata ketika angin berhembus. Itu mengganggu wisatawan," ungkap salah seorang warga, Surame.