Pedagang Pasar Jadi Sasaran Rentenir, Pasar Bela Beli Barteg Bakal Jadi Percontohan
Ekonomi

Pedagang Pasar Jadi Sasaran Rentenir, Pasar Bela Beli Barteg Bakal Jadi Percontohan

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Masalah utang piutang yang dialami oleh sejumlah pedagang pasar tradisional di Kabupaten Kulon Progo akibat terbelit dengan rentenir memang sudah lama terjadi. Hal ini mestinya menjadi perhatian tersendiri bagi pengelola pasar untuk mengantisipasi keberadaan rentenir.

Hal itu pula yang kini tengah digodok oleh Dinas Perdagangan Kulon Progo. Dinas mengaku telah menyiapkan sejumlah solusi untuk membasmi keberadaan rentenir di sejumlah pasar tradisional di Kulon Progo.

Kepala Dinas Perdagangan Kulon Progo, Iffah Mufidati mengungkapkan, bila setidaknya membentuk koperasi pasar merupakan salah satu solusi untuk memberantas rentenir. Keberadaan koperasi pasar dinilai bakal efektif untuk mengalahkan tawaran pinjaman dari rentenir yang biasanya memiliki bunga cukup besar.

"Kita akan fasilitasi untuk pembentukan koperasinya," ungkap Iffah, Kamis (04/07/2019).

Keberadaan koperasi simpan pinjam, lanjut Iffah, bisa menjadi solusi para pedagang untuk meminjam uang. Mereka yang membutuhkan modal untuk usahanya, bisa mengakses koperasi pasar. 

"Pengelolaan koperasi juga akan dipegang langsung oleh pedagang, termasuk perihal pembayaran iuran dan bagi hasilnya," sambung Iffah.

Selain koperasi pasar, lanjut Iffah, ada solusi lain yang ditawarkan. Yakni bekerjasama dengan pihak perbankan untuk meluncurkan program pinjaman dengan akses mudah dan bunga yang kecil, pun dengan birokrasi yang mudah.

Iffah menambahkan, koperasi bukan merupakan satu-satunya solusi untuk mengatasi keberadaan renternir. Sebagai upaya lainnya, dinas juga siap menggandeng pihak perbankan untuk meluncurkan program peminjaman dengan akses mudah dan bunga murah. Perbankan juga akan diminta tidak mempersulit birokrasi peminjamannya.

Adapun pasar pertama yang bakal disasar untuk pembentukan koperasi simpan pinjam ialah Pasar Bela Beli Barat Teteg (Barteg) yang baru diresmikan beberapa waktu lalu. Disdag meyakini bila pasar ini bisa menjadi percontohan bagi pasar tradisional lainnya di Kulon Progo.

Disdag juga bakal melakukan pemetaan terhadap sejumlah pasar tradisional di Kulon Progo yang kerap disambangi rentenir. Berdasarkan data tersebut, kemudian bakal dicarikan solusi terbaik agar budaya meminjam uang kepada rentenir semakin berkurang bahkan hilang.

"Ini menjadi tantangan kami. Harapannya, bisa disengkuyung oleh para pedagang mengingat mereka akan mendapat manfaat dari ketiadaan renternir di pasar," pungkas dia.