Medan Tak Memungkinkan, Tagana Alami Sejumlah Kendala Saat Droping Air
Sosial

Medan Tak Memungkinkan, Tagana Alami Sejumlah Kendala Saat Droping Air

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Krisis air bersih di sejumlah wilayah di Kabupaten Kulon Progo membuat Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kulon Progo harus bekerja ekstra melakukan droping air bersih. Namun sejumlah kendala harus dihadapi oleh Tagana untuk melakukan dropping air.

Salah satunya ialah sulitnya mengakses medan lokasi dropping air. Tak jarang armada pengangkut air bersih urung mencapai lokasi lantaran medan yang terjalan nan sempit. Selain itu, ketiadaan bak penampungan air juga menjadi masalah lainnya yang acap dijumpai oleh personel Tagana Kulon Progo.

Salah satu anggota Tagana Kulon Progo, Sutikno mengungkapkan sulitnya medan terutama di kawasan perbukitan, memaksa armada pengangkut air bersih tidak dapat menjangkau semua titik. Di tambah rumah warga di beberapa wilayah perbukitan tidak menjadi satu kompleks, melainkan terpisah dengan jarak hingga satu kilometer.

"Dengan kondisi ini, kami tidak bisa menjangkau semua lokasi yang membutuhkan, biasanya hanya terpusat di satu titik," ungkapnya, Jumat (12/07/2019).

Kendala lain yang pihaknya hadapi yakni tidak semua warga penerima bantuan memiliki bak penampungan air. Untuk mengakalinya, warga menggunakan terpal sebagai wadah penampung air. Sayangnya, cara ini riskan lantaran terpal rawan bocor. 

"Masih banyak warga yang sebenarnya membutuhkan toren (bak penampungan air) untuk menerima bantuan air bersih bila musim kemarau seperti ini. Memang ada yang lantas pakai terpal, tapi cara itu tidak maksimal karena rawan bocor saat penyaluran air," ujarnya.