Terkendala Peralatan, Nelayan Lobster Sepi Tangkapan
Ekonomi

Terkendala Peralatan, Nelayan Lobster Sepi Tangkapan

Galur,(kulonprogo.sorot.co)--Sejumlah nelayan lobster di Kulon Progo mengaku kesulitan menangkap lobster. Hal ini lantaran minimnya alat tangkap dan jarak tangkap yang jauh, sedangkan para nelayan hanya menggunakan perahu motor tempel.

Salah satunya ialah Dwi Surya. Ia merupakan nelayan lobster di Trisik, Kecamatan Galur. Saat ini, lobster sulit ditangkap lantaran nelayan tak bisa masuk ke laut lebih dalam akibat ombak tinggi.

"Kami menangkap lobster pada saat-saat tertentu. Biasanya, nelayan lihat lagi musim ikan apa yang keluar. Soalnya mencari lobster harus ke tengah lebih jauh," kata Dwi, Jumat (12/07/2019).

Ia mengatakan hasil tangkapan lobster paling banyak pada bulan Oktober karena merupakan musim lobster. Pada hari-hari biasa, nelayan hanya menangkap satu atau dua ekor lobster karena nelayan tak menggunakan jaring yang khusus lobster. 

"Biasanya hasil tangkapan yang banyak di akhir tahun pada bulan-bulan Oktober," katanya.

Sementara, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo, Sudarna mengatakan lobster yang beredar di pasar Kulon Progo hampir semuanya merupakan hasil tangkapan nelayan. sehingga semua tergantung dari kemurahan alam serta kondisi perairan laut selatan Jawa.

Untuk meringankan kendala para nelayan, Sudarna menyebut bila pihaknya hanya bisa membantu dengan memberikan sarana dan prasarana berupa perahu motor tempel (PMT) serta jaring dengan jumlah terbatas. Pihaknya tak bisa membantu nelayan membudidayakan lobster karena merupakan hal yang sulit.

"Lobster ini sangat sulit ditangkar, kalau ada hanya sebagai ikan hias," katanya.