Belasan Ribu Warga Kulon Progo Dicoret Dari Daftar PBI BPJS
Peristiwa

Belasan Ribu Warga Kulon Progo Dicoret Dari Daftar PBI BPJS

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Badan Penelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menonaktifkan kepesertaan dalam Penerimaan Bantuan Iuran (PBI) BPJS. Bila di total, 52 juta warga Indonesia dicoret dari daftar tersebut.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kulon Progo, Eko Pranyoto mengatakan bila hal ini juga terjadi di Kulon Progo. Sebanyak 13.995 warga Kulon Progo ikut dicoret dari daftar tersebut.

"PBI BPJS ini dicover dana APBN per 1 Agustus 2019. Sebagian besar dicoret memang," kata Eko, Sabtu (03/08/2019).

Eko menyebut, warga yang dicoret dari daftar tersebut merupakan warga yang tak tercatat dalam Basis Daftar Terpadu (BDT). Beberapa di antaranya juga diketahui sudah tidak menggunakan kartu BPJS Kesehatan sejak 2014. 

"Sehingga dicurigai data kependudukannya tidak valid, setelah kami cermati ternyata memang ada sekitar 308 peserta yang sudah meninggal tapi masih terdata," sambung Eko.

Ada pula 1.188 warga Kulon Progo yang masuk BDT namun ikut dinonaktifkan. Hal ini terjadi lantaran adanya ketidak validan biodata, sehingga nama-nama warga ini kemudian dicoret.

Kendati begitu, kata Eko, pihaknya tengah berencana melakukan survei lapangan. Hal ini untuk mengetahui kondisi riil peserta yang dicoret tersebut. Jika memang yang bersangkutan memiliki penyakit kategori berat dan masuk dalam keluarga tak mampu, maka diupayakan memperoleh jaminan kesehatan lain, seperti diikutsertakan dalam BPJS Kesehatan PBI APBD Kulon Ptogo atau Jaminan Kesehatan Khusus Penyangga dari Jamkesos DIY.