Kekurangan Air Bersih, Kegiatan Sekolah di Girimulyo Terganggu
Pendidikan

Kekurangan Air Bersih, Kegiatan Sekolah di Girimulyo Terganggu

Girimulyo,(kulonprogo.sorot.co)--Enam sekolah di Kecamatan Girimulyo kini mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Keenam sekolah tersebut berada di lokasi yang memang telah mengalami dampak kekeringan sejak musim kemarau melanda wilayah Kulon Progo.

Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kulon Progo, Sutikno menyebut bila ada lima sekolah dasar dan satu SMP yang mengalami kekeringan. Keenam sekolah tersebut yakni SD Jatiroto, SD Purwosari, SD Tegalsari, SD/MI Nogosari, SD Muhammadiyah Purwosari dan SMP Sanjaya Patihombo.

"Secara lisan, mereka sudah meminta langsung agar diberikan bantuan air bersih,"ujar Sutikno, Jumat (09/08/2019).

Sutikno mengatakan, dropping air bersih bakal terus dilakukan. Pasalnya, musim kemarau diperkirakan bakal melanda untuk waktu yang cukup lama. 

"Selain sekolah, ada 12 pedukuhan di tiga desa di sana yang mengalami kekeringan, yaitu Desa Giripurwo, Desa Pendoworejo dan Desa Purwosari," sambung Sutikno.

Sementara, Kepala SD Jatiroto, Girimulyo, Sudaryati mengatakan, setiap musim kemarau dipastikan sekolahnya akan mengalami kekurangan air. Ketika tidak mendapat bantuan air bersih, menurutnya, akan mengganggu kegiatan di sekolah.

"Kami membutuhkan air bersih untuk berbagai kegiatan sekolah, seperti wudhu untuk sholat dhuhur, cuci tangan setelah makan dan gosok gigi massal. Di SD Jatiroto, ada 48 siswa dan 12 guru, dan semuanya membutuhkan air bersih," ungkap Sudaryati.