Jadi Jalur Migrasi Burung, Pengelola Bandara YIA Diminta Bijak
Peristiwa

Jadi Jalur Migrasi Burung, Pengelola Bandara YIA Diminta Bijak

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Pengelola bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kecamatan Temon diminta bijak menghadapi banyaknya burung di sekitar bandara. Pasalnya, tempat bandara berdiri merupakan jalur migrasi bagi sejumlah burung endemik.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DIY berharap bila kepentingan dalam pembangunan YIA tak mengorbankan populasi burung yang ada. Pasalnya bila hal itu terjadi, sudah barang tentu bakal berimbas pada kelestarian lingkungan.

"Karena memang sebelum ada burung besi (pesawat) di sini sudah jadi jalur migrasi bagi para burung-burung, ada kuntul dan dara laut, beberapa bahkan menjadi tempat singgah sementara, ada juga burung endemik seperti trinil yang memang sudah ada di sini sejak dulu," kata Kepala Resort Konservasi Wilayah Kulon Progo, BKSDA DIY Gunadi, Selasa (13/08/2019).

Dikatakan olehnya, burung-burung ini biasanya bakal bermigrasi pada bulan Agustus hingga Oktober. Sekitar 5 ribu-an ekor setiap jenisnya bakal menetap di area sekitaran bandara. 

"Tapi ada juga yang menetao dalam jangka waktu yang lama. Tidak hanya dalam waktu tiga bulan saja," kata dia.

Lokasi di sekitar bandara, kata Gunadi dipilih berbagai jenis burung untuk bermigrasi lantaran memiliki sumber makanan yang banyak. Di antaranya sisa udang dari area tambak, serta ikan di sepanjang Muara Sungai Bogowonto dan Muara Sungai Serang.