Kurangi Potensi Penunggak Pajak, Samsat Intensifkan Sijebol
Ekonomi

Kurangi Potensi Penunggak Pajak, Samsat Intensifkan Sijebol

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Samsat Kulon Progo tengah melakukan upaya untuk mengurangi jumlah penunggak pajak kendaraan. Pasalnya, bila terus dibiarkan, setiap tahun jumlah penunggak pajak kendaraan bisa saja meningkat.

Kepala Samsat Kulon Progo, Bagiya Rakhmadi mengatakan bila saat ini pihaknya tengah mengintensifkan program layanan Sistem Jemput Bola (Sijebol). Sistem ini bakal dioptomalkan di seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kulon Progo.

Data kasar dari Januari-Juli 2019, terdapat sekitar 9.000 penunggak wajib pajak kendaraan bermotor, namun itu masih dipilah-pilah yang statusnya masih dimiliki, sudah dijual, rusak berat, ditarik dealer atau lainnya, ungkap Bagiya, Kamis (15/08/2019).

Selain itu, lanjut Bagiya, setidaknya terdapat pemilik 2.500-an kendaraan bermotor yang berpotensi tak membayar pajak. Hal ini yang kemudian menjadi alasan Samsat Kulon Progo untuk mengoptimalkan Sijebol. 

Ditambahkan oleh Bagiya, semula program Sijebol untuk melayani para penunggak pajak tahun sebelumnya. Pada tahun ini bertambah melayani pajak tahun berjalan yang pada saat jatuh tempo belum sempat di bayar.

Bagi masyarakat yang hendak membayar pajak lima tahunan pelayanan hanya bisa di Samsat induk. Bagi para wajib pajak kendaraan bermotor yang sudah terlanjur datang di tempat Sijebol akan diberikan kartu tanda pengurusan cek fisik sehingga tidak perlu antri lagi di Samsat induk.

Selain itu, apabila kendaraan tidak bisa jalan, namun pemilik masih ingin melakukan kewajiban pembayaran pajak lima tahunan pihaknya memfasilitasi untuk cek fisik.

Petugas akan mendatangi tempat kendaraan berada. Hal ini sudah kami koordinasikan dengan Pak Kasat Lantas dan beliau menyanggupi. Dengan Sijebol ini target kami jumlah potensi penunggak pajak kendaraan bermotor semakin kecil,” jelasnya.

Adapun jadwal Sijebol pada Agustus 2019 di Desa Donomulyo Nanggulan pada Senin (12/08), Desa Wijimulyo Nanggulan, Selasa (13/08), Desa Banjararum Kalibawang, Rabu (14/08), Desa Banjarasri Kalibawang, Kamis (15/08), Desa Banjarharjo Kalibawang, Senin (19/08) dan Desa Banjaroyo Kalibawang, Selasa (20/08).